
Surabaya Pojokkiri.com — Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Taman Bungkul, Surabaya, Minggu (9/11/2025) pagi, mendadak ricuh setelah seorang pria tertangkap basah melakukan aksi pencopetan di tengah kerumunan pengunjung. Berkat kejelian anggota Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya, pelaku berhasil diamankan setelah sempat berusaha kabur sejauh 600 meter.
Pelaku diketahui bernama Moch. Sahri (51), warga Wonokusumo Jaya, Semampir, Surabaya. Ia memanfaatkan ramainya pengunjung untuk melancarkan aksinya. Namun, gerak-geriknya yang mencurigakan sempat diperhatikan beberapa orang sebelum akhirnya tertangkap.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu Wasito Adi mengungkapkan korban pencopetan, RS, tengah menikmati suasana pagi bersama temannya, HK (18), warga Jalan Lidah Wetan. Saat keduanya berbincang santai, RS tidak menyadari bahwa ponsel miliknya telah raib diambil pelaku.
Seorang pengunjung yang menyaksikan aksi tersebut langsung memberi tahu HK dan RS. Menyadari ponselnya hilang, mereka spontan melakukan pengejaran. Dalam situasi yang menegangkan, pelaku berlari ke arah Jalan Wonokoyo, namun usahanya sia-sia.
Pengejaran sejauh 600 meter itu berakhir di area Taman Bungkul, tempat petugas Polsek Wonokromo yang tengah berjaga langsung mengamankan pelaku.
“Pelaku sempat kabur cukup jauh, namun berhasil kami tangkap setelah dikejar oleh korban dan dibantu warga sekitar. Saat itu anggota kami yang sedang kring di lokasi langsung mengamankan pelaku,” ujar Iptu Wasito, pada Senin (10/11/2025).
Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa ponsel VIVO Y22 milik korban. Saat ini, pelaku telah ditahan di Polsek Wonokromo untuk proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku sudah kami tahan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” tambah Iptu Wasito tegas.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu waspada, terutama saat berada di tempat umum dengan kerumunan besar seperti Car Free Day. Kepolisian juga terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan kejahatan di wilayah Surabaya.
Kanit Reskrim menegaskan bahwa kegiatan pengamanan rutin di area CFD akan terus dilakukan untuk menjamin kenyamanan warga. “Kami imbau masyarakat agar tetap hati-hati terhadap barang bawaannya, jangan lengah meski suasana tampak aman,” pungkasnya (sul).
