Pojokkiri.com

Ditemukan Meninggal dalam Posisi Sujud di Lahan Hutan Kedung Wangi Sambeng

Korban M. Nari ditemukan tidak bernyawa dalam posisi sujud di Persil kawasan hutan petak 22 KRPH Kedung Wangi, Dusun Sambeng, Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.(Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)


Petugas Polsek Sambeng mendatangi lokasi penemuan jasad korban M.Nari.(Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Seorang petani ditemukan meninggal dengan posisi sujud di Persil kawasan hutan petak 22 KRPH Kedung Wangi, Dusun Sambeng, Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu 18 Februari 2024, sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban bernama M.Nari (82) warga Dusun Sambeng RT 003 RW 003, Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng Lamongan.

Kapolsek Sambeng Polres Lamongan Iptu Miftakhul Choir, S.H membenarkan soal meninggalnya M.Nari.

Menurut dia, korban ditemukan oleh saksi Subagyo (51) warga setempat. Bermula saksi akan ke hutan untuk mencari rumput pakan ternak di Persil kawasan hutan petak 22 KRPH Kedung Wangi.

“Ketika masuk kawasan hutan hutan milik negara itu saksi melihat sepeda motor milik korban masih di depan pinggir hutan. Saksi lalu mendatangi persil yang sedang digarap korban dan ditemukan korban sudah tertelungkup dalam posisi sujud, “ujar Iptu Miftakhul Choir, melalui WhatsApp, Minggu.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke perangkat desa dan masyarakat sekitar. Jenazah korban kemudian dibawah ke rumah duka. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan Kepala Desa Ardirejo ke petugas Polsek Sambeng.

Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan puskesmas Sambeng tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan keluarga korban sudah menandatangani persetujuan. Sebab, korban meninggal murni musibah bukan kriminal.

“Setelah keluarga membuat surat pernyataan menerima keadaan korban sebagai musibah, korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Miftakhul Choir.(lut)