Pojokkiri.com

Diduga Sakit, ABK Meninggal di Atas Kapal Saat Berlayar di Perairan Bawen Gresik

 

Jasad korban saat akan dievakuasi ke Puskesmas Paciran.(istimewa)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Anak buah kapal (ABK) dari kapal motor Rapit Putra bernama Seturep (58) dikabarkan meninggal di atas kapal saat tengah sandar di Pelabuhan TPI Lama Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas ke Puskesmas Paciran untuk dilakukan Visum Et Repertum (Ver) penyebab kematian korban.

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP I Nyoman Ardita, S.H, M.H mengatakan pihaknya mendapat kabar ada ABK meninggal pada Jumat (21/2/2025) pukul 12.35 WIB dari Ketua Rukun Nelayan Brondong bernama Muhajirin lewat sambungan telepon.

Pihaknya bersama tim gabungan lalu mengevakuasi dan membawa jenazah ke Puskesmas Paciran.

“ABK ini diketahui meninggal di atas KMN Rapit Putra. Berangkat dari Pelabuhan PPN Brondong untuk mencari ikan dengan tujuan perairan Bawean Gresik, pada Rabu tanggal 12 Februari 2025, sekitar pukul 02.00 WIB,”kata AKP I Nyoman Ardita, S.H, M.H.

Kemudian pada Selasa (18/2) sekitar pukul 14.00 WIB, tiba tiba korban mengalami sakit demam tinggi. Nakhoda kapal pun berlayar ke daratan untuk mengantar korban ke rumah sakit.

Setibanya di Pelabuhan TPI lama Brondong pada Jum’at (21/2) siang, KMN Rapit Putra sandar kapal. Setelah itu kru kapal membangunkan korban, tapi tidak ada respon. Kemudian kru kapal tersebut mencoba meraba denyut nadi tangan kanan korban, namun tidak ada denyut nadinya.

“Kemudian, nahkoda kapal menghubungi Ketua Rukun Nelayan saudara Muhajir. Ketua Rukun Nelayan saudara Muhajir kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Satpol Airud Polres Lamongan,” ujarnya.

Setelah diturunkan dari kapal, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Paciran untuk dilakukan visum luar.

“Menurut keterangan dari pihak keluarga bahwa korban Seturep memiliki riwayat penyakit diabetes dan penyakit usus buntu,”jelasnya.

Karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda kejanggalan dari penyebab kematian korban, Pihak kepolisian langsung mengevakuasi jenazah korban untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Jenazah sudah kami evakuasi kerumah duka, kita serah terimakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU setempat,” pungkas I Nyoman Ardita.(lut)