Pojokkiri.com

Komplotan Pencuri Spesialis Toko Swalayan Lintas Kota Dibekuk Polsek Ngunut

Polsek Ngunut saat menggelar konferensi pers kasus pencurian toko.

Tulungagung, Pojok Kiri
Komplotan pencuri spesialis toko swalayan lintas kota berhasil dibekuk tim dari Polsek Ngunut jajaran Polres Tulungagung. Saat beraksi, komplotas pencuri ini juga membawa seorang anak berusia sekitar 5 tahun sebagai pengalih perhatian.

Komplotan pencuri yang berhasil ditangkap ialah Deni Suprianto (21) Laki-laki, Rinata (20) Perempuan, IF (14) Perempuan, warga Tanah Abang Jakarta Pusat, Muhammad Jaelani (50) Laki-laki warga Jakarta Pusat.

Kapolsek Ngunut, Kompol Nurinsana Natsir menuturkan, bermula Jum’at (1/11/2019) kemarin komplotan mendatangi salah satu toko swalayan di Kecamatan Ngunut dengan mengendarai sebuah mobil, lantas pelaku menjalankan aksinya.

“Sekitar pukul lima sore ya, lalu kepergok yang punya toko dilihat dari cctv kemudian di tokonya dikunci dan melapor ke polisi,” jelasnya.

Dari pengakuan pelaku, khusus untuk Jawa Timur telah melancarkan aksinya di Blitar, Ponorogo, Pare dan Tulungagung.

“Pelaku ini datang dari Jakarta, ini pencuri lintas kota, katanya tanggal 26 berangkat dari Jakarta jadi disisir dalam perjalanan, Blitar, Ponorogo, Pare, Tulungagung, ada 7 toko,” pungkasnya.

Untuk anak kecil yang diajak, merupakan pengalih perhatian ketika menjalankan aksi pencurian.

“Ini mereka ada anak kecilnya untuk pengalih perhatian,” tuturnya.

Lebih lanjut Kapolsek Ngunut menerangkan jika barang hasil curian dikirim setiap dua hari sekali ke Jakarta melalui kereta api.

“Jadi barang setiap 2 hari itu dikirim, barang diterima uang ditransfer,” imbuhnya.

Untuk barang yang dicuri beraneka ragam, mulai dari susu kaleng, minyak kayu putih, dan lainnya dengan cara dijepit di paha pelaku perempuan.

Dari pengakuan salah satu pelaku yang menjadi otak komplotan, uang hasil pencurian dibagi merata dikurangi biaya mobil dan menginap.

“Dapet 2 juta untuk uang bayar mobil 300 ribu, ke mereka 250 ribu, sianya saya 300 ribu, sisanya buat bayar makan dan sewa hotel,” jelas Deni Suprianto.(yon/lf)

Berita Terkait

Rampas HP dan Aniaya Korban, Tiga Pemuda Jombang Dibekuk Polisi

Pupuk Bersubsidi Untuk Wilayah Tanggunggunung Dihentikan, Bupati Tulungagung Surati Pemerintah

adminkiri01

Krisis Air, BPDB Tulungagung Tunggu Laporan untuk Droping Air