
Lamongan, Pojokkiri.com-Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang sedianya dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni 2026 resmi mengalami penundaan. Kepastian ini disampaikan langsung oleh jajaran Polres Lamongan berdasarkan arahan dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Kasatlantas Polres Lamongan, AKP I Made Jata Wiranegara, membenarkan informasi penundaan tersebut. Saat dikonfirmasi pada Selasa (9/6), pihaknya menyatakan masih menunggu keputusan resmi mengenai jadwal pengganti.
“Hanya dapat info ditunda sampai menunggu tanggal yang ditetapkan selanjutnya,” ujar AKP I Made Jata Wiranegara. Ia juga menambahkan bahwa koordinasi teknis terkait pergeseran jadwal ini berada di bawah kewenangan Bagian Operasional (Bag Ops) Polres Lamongan.
Sementara itu, pihak Bag Ops Polres Lamongan menerangkan bahwa penundaan ini merujuk pada instruksi Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Kakorlantas menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh masih dalam tahap analisa dan evaluasi (anev) mendalam.
Menurut Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Korlantas Polri memiliki lima agenda besar operasi lalu lintas sepanjang tahun. Rangkaian tersebut dimulai dari Operasi Keselamatan sebelum Operasi Ketupat. Selanjutnya, terdapat Operasi Patuh dan Operasi Zebra yang sejatinya berfungsi sebagai operasi cipta kondisi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Operasi Patuh memang sudah kami sosialisasikan. Namun, jarak menuju Operasi Natal dan Tahun Baru masih cukup jauh. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi, pelaksanaan Operasi Patuh sementara kita tunda karena target utamanya adalah cipta kondisi mendekati Nataru,” jelas Kakorlantas.
Mengenai kapan kepastian operasi penertiban lalu lintas ini akan digelar, Kakorlantas menegaskan pihaknya masih menunggu petunjuk lanjutan dari pimpinan Polri. Korlantas juga akan berkoordinasi erat dengan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri untuk menentukan momentum yang paling tepat.
“Nanti tepatnya kapan, apakah setelah HUT Bhayangkara atau mungkin satu bulan setelahnya. Yang pasti, Operasi Patuh dan Operasi Zebra ini didesain sebagai cipta kondisi mendekati Operasi Nataru,” pungkas Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Dengan adanya penundaan ini, Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga tertib berlalu lintas dan melengkapi surat-surat kendaraan, meski operasi gabungan belum dilaksanakan dalam waktu dekat.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

