Pojokkiri.com

Sukseskan Wajib Belajar 12 Tahun, Anggota DPRD Gresik Sudadi Buka Kuota Beasiswa PIP Untuk Pelajar Benjeng dan Balongpanggang

Foto : Anggota DPRD Gresik Sudadi. (Dyo)

Gresik, pojokkiri.com

Berkomitmen penuh dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyukseskan program wajib belajar 12 tahun, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, Sudadi, membawa kabar gembira bagi dunia pendidikan di wilayahnya.

​Melalui sebuah pesan video yang dirilis pada Selasa pagi (9/6/2026), legislator asal Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang ini mengumumkan adanya alokasi kuota beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang siap disalurkan kepada para pelajar yang membutuhkan.

​Beasiswa PIP ini ditujukan bagi seluruh anak bangsa yang tengah menempuh pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA, MI, hingga MTs. Secara khusus, program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang.

​”Assalamualaikum Wr. Wb. Hari ini, Selasa 9 Juni 2026, kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik, khususnya wilayah Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang. Saat ini kami memiliki kuota beasiswa PIP untuk anak-anak kita, baik tingkat SD, SMP, SMA, MI, maupun MTs,” ujar Sudadi dalam pesan videonya.

​Beliau juga mengajak para orang tua yang putra-putrinya hingga saat ini belum tersentuh bantuan pendidikan untuk segera memanfaatkan peluang emas ini.

​”Ada beasiswa PIP yang insyaallah sangat bermanfaat untuk putra-putri bapak-ibu semua yang hari ini belum mendapatkan. Monggo (silakan) bisa menghubungi saya, boleh datang ke rumah kami atau ke kantor. Mudah-mudahan ini menjadi berkah dan bermanfaat. Wassalamualaikum Wr. Wb,” tambahnya ramah.

​Masih Sudadi menyampaikan,
​pintu pelayanan kini dibuka lebar-lebar bagi warga yang ingin mendaftarkan anak-anak mereka. Masyarakat yang memenuhi kriteria dapat langsung berkoordinasi, baik dengan mendatangi kediaman pribadi Sudadi maupun ke Kantor.

​Langkah konkret ini diharapkan dapat menjadi jembatan penahan angka putus sekolah di Kabupaten Gresik. Dengan adanya intervensi bantuan finansial melalui PIP, beban ekonomi orang tua dapat diringankan, sehingga anak-anak dapat fokus belajar.

​”Semoga dengan adanya bantuan PIP ini, anak-anak kita bisa menyelesaikan dan melanjutkan sekolahnya dengan lancar hingga berhasil mencapai cita-cita yang mereka impikan,” tambahnya. (Dyo)