
Lamongan, Pojok Kiri.com-Sebuah sepeda motor Honda Vario 125 (KZR) tahun 2014 dengan nomor polisi S 4090 JCI dilaporkan hilang setelah diduga dibawa kabur oleh seorang orang tak dikenal (OTD), Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.
Menurut keterangan warga, OTD tersebut sudah terlihat mondar-mandir di Desa Sendangduwur sejak 17 November 2025. Ia bahkan sempat bermalam di salah satu yayasan desa dan melaksanakan salat subuh di Masjid Mbah Sunan Sendang pada pagi hari sebelum kejadian.
Sekitar pukul 06.00 WIB, OTD meminta tolong kepada Darsono, kakak dari pemilik motor Moh. Hamdani, agar diantar ke Makam KH. Ahmad Muhtadi di Desa Dagan, Kecamatan Solokuro. Perjalanan dilakukan menggunakan motor Vario milik Hamdani tersebut.
Setibanya di Dagan, OTD kembali mengajukan permintaan untuk diantar ke Masjid Desa Banyubang, Solokuro, dengan alasan hendak melaksanakan salat dhuha.
Namun setelah selesai beribadah, pelaku berpura-pura meminjam motor dengan alasan ingin menemui temannya di desa yang sama. Ia tak kunjung kembali hingga sekitar tiga jam lamanya. Menyadari telah menjadi korban penipuan, Darsono akhirnya pulang ke Paciran menggunakan bus TransJatim Koridor 7.
Warga menyebutkan ciri-ciri pelaku yakni berusia sekitar 60 tahun, mengenakan songkok hitam, jaket hitam, dan sarung coklat. Dalam aksinya, pelaku juga terekam kamera CCTV di beberapa titik.
Sejumlah warga mengaku mengenali ciri-ciri pelaku yang dinilai mirip dengan orang yang terlibat kasus pencurian handphone di Desa Sendangagung, Paciran, beberapa waktu lalu. Dugaan tersebut semakin menguatkan bahwa pelaku merupakan residivis yang kerap berkeliaran di wilayah Solokuro dan Paciran.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak berwajib, dan warga diminta tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.(lut)

