
Gresik, pojokkiri.com
Dalam beberapa hari terakhir ini intensitas hujan dari sore hingga malam hari di wilayah Kabupaten Lamongan, Mojokerto dan Kabupaten Gresik Selatan cukup tinggi.
Terlihat dari pantauan banjir kembali melanda Desa Sekarputih, Dapet dan Desa Wotansari Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, hingga di jalan setinggi 30cm.
Mendengar ada banjir karena luapan sungai kali lamong tersebut, kami dari Koramil langsung perintahkan Babinsa Sertu Catur untuk turun langsung ke lokasi. Hal itu di utarakan Danramil 0817/09 Balongpanggang Letda Info Davis melalui Bati Tuud 0817/09 Balongpanggang Serma Novi Agus, Jumat 21 November 2025.
Lebih jauh Bati Tuud Serma Novi menuturkan bahwa pada hari Jumat 21 November 2025 air mulai meluap sekitar pukul 01.30 Wib, sampai sekarang meluapnya air sungai kali lamong mengakibatkan dampak banjir di tiga desa di wilayah Kecamatan Balongpanggang.
Untuk Desa Dapet ketinggian air sekitar 15 cm, genangan sawah 2 Ha dan genangan jalan desa 15 cm.
Sedangkan Desa Sekar Putih, Dusun Jedong ketinggian air mencapai 15 cm, jumlah KK terdampak 25 KK, jumlah rumah terdampak 25 rumah, genangan sawah 3 Ha dan genangan jalan desa 15 cm.
Dan di Desa Wotansari ketinggian Air 30 cm, terdampak 75 KK, terdampak 80 rumah, genangan sawah 7 Ha dan genangan jalan desa 30 cm.
Hingga saat ini dilakukan pembersihan sebagian ranting dan pohon serta memberikan imbauan kepada warga agar waspada terhadap banjir yang bisa datang kapan saja.ujarnya.
Lebih jauh Serma Novi menyampaikan, Banjir akibat meluapnya sungai kali lamong, setelah diguyur hujan sejak Kamis dari sore hingga malam.
Dijelaskannya, kami unsur Koramil meminta agar masyarakat desa yang rawan bencana sudah mempersiapkan diri sehingga kerugian material bisa diminimalisir dan patut waspada. tambahnya. (Dyo)

