
Situbondo, pojokkiri.com
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni, menyebut 27 pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) lingkungan Pemkab Situbondo, kompetensinya bagus semua, Sabtu (13/12/2025). Ia, sebagai penguji dalam pelaksanaan uji kompetensi JPT Pratama ini, meminta kepada para ASN yang mengikuti ujian tersebut semakin semangat, bisa meningkatkan kinerjanya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semuanya kompetensinya bagus, dari hasil wawancara saya dan pengamatan saya kepada 27 peserta kompetensinya bagus baik. Namun, yang perlu dipacu adalah bagaimana mereka bisa meningkatkan kinerja, sehingga akhirnya pelaksanaan visi misi bupati yang diusung selama 5 tahun ini, bisa segera terwujud dan terlaksana, ” katanya.
Selain itu, ia mengaku jika tujuan pelaksanaan uji kompetensi adalah untuk mengisi kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Situbondo.
“Nah tujuannya sebenarnya adalah untuk mengisi yang awal ya, untuk mengisi kekosongan jabatan. Ada 6 OPD yang kosong ya, nah ini dilakukan melalui rotasi mutasi sesama jabatan pimpinan tinggi pratama, artinya uji kompetensi sehingga pada hari ini, (13/12) diikuti oleh 27 JPT Pratama. Ini sudah dilakukan mulai dari kemarin, (12/12) dan kemarin 12 orang sekarang 15 orang, ” terangnya.
Abd. Rahman Saleh, penguji lainnya membenarkan adanya uji kompetensi bagi pejabat eselon II Pemkab Situbondo. Menurutnya, salah satu tujuannya adalah agar pejabat naik kelas dan bebas dari korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).
“Tujuan asesmen pejabat ini untuk Situbondo naik kelas dan bebas korupsi, ” ujarnya.
Sementara itu, pria asal Kecamatan Jangkar ini, yang dikenal oleh masyarakat sebagai advokat, dosen di Universitas Ibrahimy Sukorejo, mengaku bahwa tim asesmen yang menguji pejabat ini bekerja secara profesional.
“Tim asesmen akan profesional, tidak ada pesanan dari siapapun. Hasil dari ini akan disampaikan kepada Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, secara obyektif. Ini dilakukan agar dipilih pejabat eselon II yang ada di posisi yang pas, ” pungkasnya. (Inul)

