Pojokkiri.com

Viral di Media Sosial, Mayoritas Netizen Lamongan Desak Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan

 

Peserta aksi damai dukung MBG berpakaian pocong di alun alun Lamongan, Selasa (23/6) siang kemarin.(Foto: Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Pemberitaan aksi damai mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Alun-alun Lamongan yang unik dengan kostum pocong dan acara makan bersama, memicu gelombang reaksi besar di dunia maya. Setelah dipublikasikan oleh Koran Harian Pagi Pojok Kiri dan media online Pojok Kiri.com, berita tersebut viral dan dibagikan secara masif di berbagai grup media sosial Facebook serta Instagram di wilayah Kabupaten Lamongan.

Namun, alih-alih mendapat respons positif, unggahan tersebut justru dibanjiri sentimen negatif. Berdasarkan pantauan, mayoritas netizen Lamongan justru menyuarakan penolakan keras dan meminta program yang dibiayai oleh APBN pemerintah pusat ini segera dihentikan.

Ragam Kritik Netizen: Dari Alokasi Uang hingga Kejanggalan Aksi

Berbagai opini kritis memenuhi kolom komentar. Sebagian besar netizen menilai mekanisme program saat ini kurang efektif dan rawan penyalahgunaan.

Heru Sufyan: “Enak MBG diganti uang dikasihkan murid. Aman tidak dikorupsi,” tulisnya, menyarankan pengalihan format bantuan.

M Dedy AR Ardiandah: Secara singkat dan tegas menyuarakan penutupan program, “MBG tutup ae (MBG tutup saja).”

Hartiono Herton: Mempertanyakan urgensi dari aksi massa itu sendiri. “Gw bingung ama aksi dukung MBG. Elu ama pemerintah kan maunya sama, ngapain pada demo? Yang elu demo itu siapa?” kritik pemilik akun tersebut.

Gelombang Penolakan Capai 99,9 Persen

Sejauh ini, Wartawan Koran Harian Pagi Pojok Kiri sengaja hanya menyaring dan menampilkan komentar-komentar yang disampaikan secara sopan. Di balik itu, dilaporkan masih banyak komentar dengan nada jauh lebih keras yang dapat memicu kontroversi lebih dalam bagi pihak pengelola program.

Secara keseluruhan, poin utama dari respons digital ini menunjukkan bahwa hampir seluruhnya atau sekitar 99,9 persen netizen Lamongan yang berkomentar sejalan dalam satu tuntutan: meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lamongan dihentikan total dan dievaluasi kembali. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola MBG Lamongan terkait penolakan masif di media sosial tersebut.(lut)

Editor: Zainul Lutfi