Pojokkiri.com

Gerindra Surabaya Segarkan Struktur, Cak Yebe Ditugasi Perkuat Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

Yona Bagus Widyatmoko, yang akrab disapa Cak Yebe, mendapat mandat menggantikan Ahmad Maududi.

Surabaya Pojokkiri.com — DPC Partai Gerindra Kota Surabaya mulai memanaskan mesin organisasi menuju Pemilu 2029. Langkah tersebut ditandai dengan penyegaran susunan kepengurusan berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Gerindra yang diterbitkan pada 27 September 2026.

Dalam komposisi terbaru, kepemimpinan Cahyo Harjo Prakoso sebagai Ketua DPC Gerindra Surabaya tetap dipertahankan. Bahtiyar Rifai juga kembali dipercaya mendampingi Cahyo sebagai sekretaris.

Perubahan menonjol terjadi pada posisi bendahara. Yona Bagus Widyatmoko, yang akrab disapa Cak Yebe, mendapat mandat menggantikan Ahmad Maududi. Pergantian juga berlangsung pada jabatan Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), yang kini dipercayakan kepada Ajeng Wira Wati menggantikan AH Thony.

Sekretaris DPC Gerindra Surabaya, Bahtiyar Rifai, menyampaikan bahwa terbitnya keputusan tersebut menjadi penegasan kembali kepercayaan DPP terhadap kepengurusan partai di Kota Pahlawan.

“Ya, alhamdulillah kami kemarin tanggal 27 September 2026 diberikan amanah lagi oleh DPP Partai Gerindra,” kata Bahtiyar di DPRD Kota Surabaya, Senin (28/9/2026).

Menurut Bahtiyar, penyegaran pada sejumlah posisi strategis merupakan kewenangan DPP sekaligus bagian dari penataan organisasi. Komposisi kepengurusan juga disesuaikan dengan keberadaan sejumlah kader yang saat ini aktif menjalankan tugas sebagai anggota fraksi.

“Ada perubahan di bendahara, yang dulunya Ahmad Maududi digantikan Yona Bagus. Kemudian, Wakil Ketua I atau OKK yang sebelumnya dijabat AH Thony sekarang digantikan Ajeng Wira Wati,” jelasnya.

Masuknya figur baru pada dua posisi penting tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal, memperluas kerja konsolidasi, serta memastikan roda organisasi berjalan lebih efektif hingga tingkat akar rumput.
Sementara itu, Cak Yebe menilai kepercayaan sebagai Bendahara DPC Gerindra Surabaya bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk membesarkan partai.

“Ini adalah amanah yang diberikan Partai Gerindra kepada saya. Kami menyadari tantangan ke depan sangat besar, karena Pemilu tiga tahun yang akan datang memiliki dinamika yang kuat,” ujar Cak Yebe, pada Selasa (29/9).

Ia menegaskan, kepengurusan baru akan segera memperkuat konsolidasi di seluruh tingkatan. Soliditas kader dan kesiapan struktur menjadi kebutuhan penting agar Gerindra mampu menjawab perubahan peta politik sekaligus menjalankan agenda partai secara terarah.

“Ini merupakan amanah dari DPP agar Gerindra menjadi partai pemenang. Karena itu, konsolidasi dan penguatan organisasi harus dilakukan sebagai persiapan menghadapi Pemilu yang akan datang,” tuturnya.

Menurut Cak Yebe, target kemenangan tidak dapat dicapai hanya melalui kerja elite partai. Seluruh jaringan Gerindra, mulai dari tingkat kota hingga struktur paling bawah, perlu bergerak dalam satu komando dan tujuan yang sama.
Selain membangun kekuatan elektoral, konsolidasi tersebut diharapkan membuat Gerindra semakin hadir di tengah masyarakat serta mampu menyerap dan memperjuangkan berbagai kebutuhan warga Surabaya.

“Gerindra merupakan salah satu partai politik terbesar di Kota Surabaya. Target kami jelas, yakni menjadikan Gerindra sebagai partai pemenang di Surabaya,” pungkas Cak Yebe.

Berita Terkait

Reses DPRD Surabaya: Cak Yebe Sosialisasikan Kampung Pancasila dan KNG Mobile

Awal Syawal, Cahyo Harjo Prakoso Ketua Gerindra Kota Surabaya Perkuat Soliditas dan Optimisme Publik

Fraksi Gerindra Tegaskan Pentingnya Realisasi Pokir DPRD untuk Pembangunan Surabaya