
Lamongan, Pojok Kiri.com-Sebanyak 474 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan dinyatakan siap beroperasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) usai mengikuti peluncuran nasional kelembagaan 80.000 KDMP oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring dari Universitas Brawijaya Malang.
“Di Lamongan KDMP sudah 100 persen berbadan hukum, punya legalitas, dan siap beroperasi,” tegas Pak Yes.
Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan ekonomi kerakyatan. Setiap KDMP dirancang menyediakan berbagai kebutuhan warga seperti gerai sembako, apotek desa, klinik, logistik, dan cold storage.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan menambahkan bahwa Pemkab memberikan keleluasaan kepada KDMP untuk menentukan jenis usaha sesuai potensi wilayah masing-masing.
“Kalau daerahnya perikanan tangkap, bisa fokus ke kebutuhan jaring dan peralatan kapal. Kalau perikanan darat atau pertanian, bisa sediakan pupuk atau sarana pendukung lainnya,” jelasnya saat mengikuti peluncuran daring bersama jajaran Forkopimda di Command Center Lamongan.
Sebagai lumbung pangan nasional, Pemkab berharap KDMP juga dapat menjawab kebutuhan pascapanen seperti penyediaan pengering padi. “Saat panen bersamaan, harga bisa turun karena cuaca. KDMP bisa bantu dengan menyediakan pengering,” imbuhnya.
Untuk mendukung keberlanjutan koperasi, Pemkab Lamongan juga akan memfasilitasi kemitraan dengan berbagai pihak.
“Kalau jagung, misalnya, bisa dikaitkan dengan pabrik pakan ayam. Kalau semua koperasi dikelola dengan baik, dampaknya pasti akan positif bagi ekonomi masyarakat,” pungkas Nalikan.(lut)

