Pojokkiri.com

Terapkan Teknologi di Eduwisata Garam, Tim Abmas ITS Olah Hasil Evaporasi Air Garam Menjadi Air Bersih

Tim Abmas ITS Olah Hasil Evaporasi Air Garam Menjadi Air Bersih

Pamekasan, Pojok Kiri.Com,-Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mutiara Shagara merupakan salah satu BUMDes di Kabupaten Pamekasan yang berhasil mengeksplorasi potensi alam menjadi objek wisata edukasi. Eduwisata Garam memanjakan pengunjung dengan fasilitas susur sungai hutan bakau dengan menggunakan perahu dan edukasi pengolahan garam tradisional.

Sehingga pengunjung bisa mengetahui secara langsung proses pemurnian garam dengan metode rekristalisasi. Pihak pengelola dan pemerintah desa terus mengembangkan eduwisata garam ini melalui kerjasama dengan beberapa universitas.

ITS sebagai salah satu mitra yang telah bekerjasama dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama tiga tahun terakhir, pada tahun ini merancang peralatan desalinasi air garam dengan penjernihan air.

Kegiatan Abmas ini diketuai oleh Teguh Putranto, S.T., M.T., PhD dari Teknik Perkapalan ITS dengan beranggotakan dosen-dosen Teknik Kimia Industri dan Teknik Sistem Perkapalan. Pelaksanaan kegiatan tersebut dibantu oleh mahasiswa KKN yang berperan aktif dalam perencanaan hingga sosialisasi kegiatan ini.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung sejak Mei 2024, dengan tahapan pelaksanaan antara lain desain peralatan, pengadaan bahan baku, manufaktur peralatan, uji coba peralatan, dan dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyerahan alat pada mitra.

Penyerahan alat dilakukan pada 7 Agustus 2024 oleh tim pengabdi, yaitu dosen dan mahasiswa KKN. Dalam acara tersebut, Ibu Warlinda Eka Triastuti perwakilan dari tim Abmas ITS memberikan sosialisasi tentang produk Teknologi Tepat Guna (TTG) hasil karya tim.

Alat desalinasi air laut yang dirancang dengan memanfaatkan energi surya untuk memanaskan air garam hingga terbentuk kristal garam. Air hasil evaporasi ditampung dan diproses lebih lanjut dengan teknologi reverse osmosis (RO). Sistem RO dilengkapi dengan teknologi ultra violet (UV) untuk menonaktifkan bakteri dan virus sehingga menghasilkan air siap minum.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Ibu dosen serta mahasiswa ITS yang telah memberikan inovasi alat terbaru untuk membantu mensukseskan BUMdes Mutiara Saghara dalam memproduksi garam. Harapannya alat ini bisa terus digunakan dalam produksi garam kami” ungkap Kepala Desa Bunder, Kabupaten Pamekasan.

Dalam acara tersebut, Pak Teguh juga berharap peralatan-peralatan pemurnian garam yang dimiliki BUMDes Eduwisata Saghara bisa juga dijadikan media edukasi bagi pelajar di daerah Pamekasan khususnya.(Gat/*)