Raih WTP 8 Kali Beruntun, Pemkab Sampang Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2026
Pojokkiri.com, – SAMPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar rapat paripurna di Graha Paripurna Kantor DPRD setempat pada Rabu (24/6). Agenda penting ini menyoroti dua hal utama: penyampaian Nota Penjelasan Bupati terkait Pertanggungjawaban APBD 2026, serta pengumuman resmi nama-nama anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (LHP BPK RI).

Ketua DPRD Sampang, H. Rudi Kurniawan, menegaskan bahwa rapat paripurna ini bukan sekadar rutinitas, melainkan amanat konstitusi yang wajib dijalankan. Hal ini mengacu pada Pasal 327 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Pasal 194 PP Nomor 12 Tahun 2019.
”Kepala daerah wajib menyampaikan raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir,” jelas Rudi.
Rudi menambahkan, dokumen yang diserahkan ini menjadi tolok ukur transparansi kerja pemerintah daerah. Melalui laporan ini, legislatif dapat memantau langsung efektivitas serapan anggaran yang ada.
”Ini bukan sekadar laporan di atas kertas, tapi bentuk akuntabilitas Pemkab Sampang. Dari sini, kami bisa menilai apakah anggaran benar-benar digunakan sesuai target dan menyentuh kepentingan masyarakat atau tidak,” tegasnya.
Di sisi lain, kabar baik datang dari pengelolaan keuangan daerah. Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz, menyampaikan bahwa Pemkab Sampang kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas laporan keuangan tahun 2025.
Prestasi ini menjadi catatan gemilang karena Sampang berhasil menyabet opini tertinggi tersebut untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut.

”Alhamdulillah, hasilnya Pemkab Sampang kembali meraih opini WTP. Secara umum, seluruh pengelolaan keuangan per 31 Desember 2025 telah disajikan secara wajar,” ujar pria yang akrab disapa Lora Wabup tersebut.
Meski kembali mendulang prestasi, Lora Wabup mengingatkan jajarannya untuk tidak terlena. Capaian ini justru menjadi tantangan besar untuk terus menjaga ritme kinerja ke depan.
”Semoga kami bisa terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan Pemkab Sampang menjadi semakin baik, transparan, dan akuntabel di masa-masa mendatang,” pungkasnya. (Man/FR)

