
Surabaya Pojokkiri.com – KA Sancaka Utara resmi beroperasi pada Sabtu (1/2) dan langsung mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya. Berdasarkan data yang tercatat hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 329 pelanggan berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya. Secara keseluruhan, KA ini melayani total 466 pelanggan selama perjalanan perdananya.
Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, menjelaskan bahwa KA Sancaka Utara hadir sebagai bagian dari peningkatan layanan dan mendukung mobilitas masyarakat. “KA Sancaka Utara hadir sebagai bentuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dan juga mendukung mobilitas untuk pemerataan ekonomi,” ujarnya.
KA Sancaka Utara beroperasi dengan jadwal sebagai berikut untuk wilayah Daop 8 Surabaya, Stasiun Surabaya Pasarturi: Berangkat pukul 07.00 WIB, Stasiun Lamongan: Datang pukul 07.33 WIB, berangkat pukul 07.36 WIB dan Stasiun Babat: Datang pukul 08.00 WIB, berangkat pukul 08.03 WIB.
Kemudian Stasiun Bojonegoro: Datang pukul 08.33 WIB, berangkat pukul 09.05 WIB dan dari Stasiun Surabaya Pasarturi, KA ini berangkat pada pukul 07.00 WIB dan tiba di Stasiun Cilacap pada pukul 15.58 WIB.
Antusiasme Penumpang dan Kapasitas Kereta
Perjalanan perdana KA Sancaka Utara menunjukkan animo masyarakat yang cukup tinggi, terutama dari Stasiun Bojonegoro, yang mencatat jumlah penumpang tertinggi dengan 161 pelanggan.
Berikut data jumlah penumpang dari stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya, Stasiun Surabaya Pasarturi: 98 pelanggan, Stasiun Lamongan: 32 pelanggan, Stasiun Babat: 38 pelanggan dan Stasiun Bojonegoro: 161 pelanggan.
KA Sancaka Utara terdiri dari empat kereta kelas eksekutif dan empat kereta kelas bisnis, dengan kapasitas total 456 tempat duduk setiap harinya.
Harga tiket KA Sancaka Utara cukup kompetitif untuk perjalanan jarak jauh, yakni, Kelas Bisnis: Rp240.000, dan Kelas Eksekutif: Rp355.000.
Masyarakat yang ingin menikmati perjalanan dengan KA Sancaka Utara dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau melalui kanal resmi lainnya.
Perubahan Strategi Bisnis KAI dan Percepatan Waktu Tempuh
Seiring dengan diberlakukannya grafik perjalanan kereta api tahun 2025, PT KAI menerapkan berbagai perubahan strategi bisnis, termasuk percepatan waktu tempuh. KA Sancaka Utara kini beroperasi dengan kecepatan maksimal 120 km/jam, meningkat dari sebelumnya yang berada di bawah 100 km/jam.
Wisnu Pramudyo menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu perjalanan tanpa mengesampingkan kenyamanan dan keselamatan penumpang. “Dengan perubahan grafik perjalanan kereta api ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat di Surabaya dan sekitarnya,” tambahnya.
Selain KA Sancaka Utara, PT KAI juga meluncurkan beberapa layanan baru, termasuk izin ekspres Malang-Ketapang serta KA Anjasmoro Fakultatif rute Surabaya Pasarturi – Gambir. Beberapa jadwal keberangkatan juga mengalami perubahan agar lebih optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat.
Optimisme KAI untuk Mobilitas yang Lebih Baik
Dengan tingginya animo masyarakat terhadap KA Sancaka Utara, PT KAI optimistis layanan ini akan berkontribusi positif dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilewatinya.
Bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan nyaman dan efisien, KA Sancaka Utara kini menjadi pilihan baru yang patut dicoba (Sam)
