Pojokkiri.com

Sambung Silaturahmi, Pemdes Tanjung Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H/2025 M

Gresik, pojokkiri.com

Dalam rangka untuk terus menyambung tali silaturahmi dan ramah tamah bersama masyarakat, Pemerintahan Desa (Pemdes) Tanjung, berserta Pengurus ranting
Nahdlatul Ulama (NU) Banom dan Takmir Masjid Se Desa Tanjung telah menggelar acara Halal Bihalal.

Kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan masih dalam suasana hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1446.H/2025.M, berjalan dengan penuh ramah tamah, keakraban, kekeluargaan serta dengan nuansa saling bermaaf-maafan satu sama lainnya.

Dalam acara kegiatan Halal Bihalal ini, Juga diisi Mauidhoh Hasanah oleh, KH. Abdul Jalil dari Kabupaten Lamongan.

Acara tersebut diselenggarakan di Pendopo Kantor Balai Desa Tanjung Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik. Selasa (15/4/2025) Malam.

Pada acara halal bi halal tersebut hadir, Anggota DPRD Kabupaten Gresik, Nur Yahya Hanafi, ST. dari Fraksi PKB, berserta Anggota DPRD Dimas Fahturachman dari Fraksi PDI-P, Kepala Desa (Kades) Tanjung Dwi Kora Suharianto, S.H. Sekretaris desa (Sekdes) Linda Erlistina, berserta seluruh jajaran Perangkat Desa, Ketua pengurus ranting NU, Desa Tanjung, H.Kastiman, S.Pd, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Aipda Gembit, Babinsa Sertu Syamsudin, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) RT/RW, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK), berserta Tokoh agama Tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Kades Tanjung Dwi Kora Suharianto. S.H. Dalam sambutannya menyampaikan, Dalam kesempatan yang mulia ini, masih dalam bulan Syawal 1446 Hijriah, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Tanjung mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa kariim, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

“Lebih lanjut, Kades juga menyampaikan terima kasih yang sebanyak banyaknya kepada seluruh warga masyarakat Desa Tanjung dengan adanya kegiatan, Halal bihalal ini maupun program program kerja yang ada di Desa Tanjung ini, Warga masyarakat selalu mendukung dan kompak, Alhmdhulillah warga masyarakat di Desa Tanjung ini terlihat guyub rukun. Ujarnya.

Kades juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya Desa Tanjung apa bila ada data atau berkas kepemilikan yang kurang benar datanya segera di bawak ke kantor Balai Desa di Benai data datanya, Sebab kami menjabat sebagai kepala desa kurang lebih dua tahun lagi akan segera purna tugas, maka dari itu kmi tidak ingin kedepannya ada permasalahan terkait data-data kepemilikan khusunya warga masyarakat Desa Tanjung ini. Tuturnya.

Ditempat yang sama Ketua pengurus ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Tanjung H, Kastiman S.Pd. Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin, Kepada seluruh Bawon dan juga kepada seluruh warga masyarakat Desa Tanjung, Apa bila ada kesalah kata maupun perbuatan selama bersinergi bersama seluruh instansi terkait khusunya di wilayah Desa Tanjung ini, Kami atas nama pribadi mohon maaf yang sebesar besarnya. Ujarnya.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan Desa Tanjung atas kerja samanya dengan terselenggaranya acara kegiatan halal bihalal. Ini adalah momen yang sangat tepat untuk saling bersilaturahmi satu sama yang lain, guna untuk menjalin komunikasi dan keakraban sama pemdes, sekaligus untuk momen saling maaf memaafkan satu sama yang lain dalam suasana hari raya Idul Fitri yang guyub rukun, serta menciptakan suasana penuh kebersamaan, Keakraban kehangatan kekeluargaan bersama masyarakat khusunya warga masyarakat desa Tanjung ini, Ungkapnya.

Sementara itu dalam ceramahnya KH, Abdul Jalil mengingatkan kepada kita semua tentang pentingnya menjaga iman di tengah berbagai godaan dan tantangan yang ada di kehidupan di zaman sekarang ini dan di kehidupan sehari-hari.

Menurut KH, Abdul Jalil menjaga iman bukanlah tugas yang mudah, namun sangat krusial untuk kesejahteraan spiritual kita.

“Menjaga iman itu seperti menjaga api agar tetap menyala di tengah angin yang kencang. Kita harus terus-menerus menjaga kualitas iman kita dengan cara beribadah secara konsisten, membaca Al-Qur’an dan berdoa kepada Allah,”

“KH, Abdul Jalil juga menambahkan bahwa salah satu cara untuk memperkuat iman adalah dengan memperbanyak dzikir dan refleksi diri. Pungkasnya. (Ura/Dyo)