Pojokkiri.com

Gebyar Milad Ke-12 Pasmanbaya 1-9 Surabaya: Perkuat Kemandirian dan Cinta Nusantara

Pres compres Pasmanbaya 1-9, Milad Alumni, Alumni SMA Surabaya (foto: Samsul)

Surabaya, Pojokkiri.com – Memasuki usia ke-12, Paguyuban Alumni SMA Negeri 1 sampai SMA Negeri 9 Surabaya (Pasmanbaya 1-9) menapaki babak baru perjalanan organisasinya dengan semangat yang lebih matang.

Melalui tagline “Guyub, Rukun, Mandiri Luar Biasa,” organisasi ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian finansial, mengasah kreativitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pelestarian budaya Nusantara.

Ketua Panitia Milad ke-12, Prof. Deni Yuherawan, mengungkapkan bahwa penambahan kata “mandiri” dalam tagline merupakan hasil evaluasi serius pengurus.

“Kalau dulu rukun luar biasa, sekarang tagline-nya guyub rukun mandiri luar biasa. Mandiri ini hasil pemikiran serius pengurus. Kami ingin organisasi ini mengurangi ketergantungan pada donasi. Dengan adanya dana abadi, kegiatan operasional dapat berjalan tanpa harus tergesa mencari dana,” jelas Prof. Deni.

Perubahan ini tidak sekadar kosmetik, melainkan langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan program dan kegiatan Pasmanbaya secara mandiri.

Puncak Milad ke-12 akan digelar pada Minggu (31/8/2025) di Monumen Kapal Selam, Surabaya, dengan rangkaian acara yang dimulai sejak 29 Agustus. Agenda meliputi ziarah ke Taman Makam Pahlawan, bakti sosial, donor darah, gowes, jalan sehat, pagelaran seni, hingga lomba cerdas cermat.

Malam puncak akan mengangkat tema Nusantara, mengajak peserta dan penonton mengenakan busana adat dari berbagai daerah serta menikmati iringan lagu-lagu daerah tanpa satu pun lagu barat.
Koordinator acara, Sakti Hendrata, menekankan konsep hiburan yang interaktif.

“Kita bukan sekadar nyanyi atau menonton pertunjukan. Penonton bisa ikut menari dan bergembira bersama,” ujarnya.

Pasmanbaya 1-9 juga memberikan ruang khusus bagi alumni pelaku UMKM untuk memamerkan produk mereka. Bazar akan dibuka pukul 18.00–21.00, menjadi sarana promosi sekaligus bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif alumni.

Menariknya, Milad ke-12 ini juga terhubung dengan program ketahanan pangan nasional. Lukitasari, Wakil Ketua Panitia sekaligus Ketua Bidang Usaha Pasmanbaya 1-9, mengungkapkan bahwa pihaknya menyiapkan lahan seluas 10 ribu hektar untuk ditanami jagung sebagai bagian dari upaya swasembada.

“Selama ini jagung banyak diimpor. Pemerintah ingin kita maksimalkan swasembada. Kami akan berkontribusi melalui pengolahan lahan di Majalengka, sebagian untuk jagung, sebagian tumpang sari dengan jahe atau bawang putih,” jelasnya.

Program ini dijalankan melalui kemitraan antara Pasmanbaya 1-9, PT Eka Naga Indonesia, dan Koperasi Bakti Pemuda Indonesia. Koperasi akan mengelola pupuk, benih, serta memberdayakan alumni yang memiliki keterampilan di bidang pertanian.

Dengan target 750 peserta di malam puncak, panitia berharap Milad ke-12 dapat mempererat tali persaudaraan alumni, menghidupkan semangat gotong royong, serta menjadi contoh bagaimana organisasi alumni mampu memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa.

“Kita ingin Pasmanbaya menjadi organisasi alumni yang bukan hanya guyub dan rukun, tapi juga mandiri luar biasa, memberikan manfaat untuk anggotanya dan untuk Nusantara,” pungkas Prof. Deni (Sam).

Berita Terkait

Polsek Kenjeran dan Dinas Pertanian Surabaya Dukung Ketahanan Pangan di Tambak Wedi

Panen Buah | Polres Pelabuhan Tanjung Perak Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Hortikultura Pisang

Panen Raya Jagung Serentak di Surabaya: Polrestabes Teguhkan Komitmen Ketahanan Pangan