
Lamongan, Pojok Kiri.com-Pemandangan berbeda mewarnai aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Lamongan, Senin (2/2). Di balik riuhnya orasi, sejumlah Polwan cantik Polres Lamongan tampak berdiri di garda terdepan, menyambut massa aksi dengan pendekatan persuasif dan humanis.
Kehadiran para Polwan ini bukan sekadar penjagaan, melainkan bentuk komunikasi terbuka. Mereka bahkan membentangkan banner bertuliskan “Selamat Datang Pejuang Aspirasi” sebagai simbol penghargaan terhadap hak demokrasi para mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lamongan.
Dialog Terbuka dan Tuntutan Mahasiswa
Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan, S.I.K., turun langsung ke lapangan untuk menjalin dialog dengan perwakilan massa. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif sembari mengakomodasi penyampaian pendapat.
Dalam aksinya, PC PMII Lamongan membawa isu lingkungan yang krusial, yakni menuntut normalisasi rawa dan waduk di wilayah Lamongan yang saat ini mengalami sedimentasi atau pendangkalan serius.
Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Ipda M. Hamzaid, S.Pd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib.
“Polres Lamongan mengapresiasi peserta aksi yang telah menjaga ketertiban. Kami berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip humanis, profesional, dan dialogis dalam melayani setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum,” ujar Ipda Hamzaid.
Aksi yang berjalan damai hingga akhir ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan elemen masyarakat dapat menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Kabupaten Lamongan.(lut)

