Pojokkiri.com

Satu Tahun Pemerintahan Rio-Ulfiyah, Warga : Tak Mengecewakan

Foto : Istimewa

Situbondo,pojokkiri.com
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan wakilnya Ulfiyah, sudah satu tahun lamanya menahkodai roda pemerintahan di Kota Santri, terhitung sejak 20 Februari 2025 hingga saat ini, Jumat, (20/2/2026).

Dalam waktu satu tahun ini, kemiskinan di Bumi Selawat Nariyah menurun di angka 0,34 persen dari 11,51 persen menjadi 11,17 persen.

“Penurunan angka kemiskinan ini dicapai saat pemerintahan transisi, dan saya tidak akan berbicara yang sifatnya material, tapi banyaknya penghargaan dan capaian-capaian yang didapat pemerintah daerah merupakan salah satu langkah keberhasilan, ” kata Bupati Rio.

Dalam penurunan angka kemiskinan ini, menurut dia tidak mengambil langkah ekstrem akan tetapi dilakukan dengan cara akomodatif.

” Saya dan Mbak Ulfi setelah menjabat tidak keburu-buru melakukan pelantikan atau gonta-ganti kepala dinas, tapi yang saya lakukan yakni pendekatan akomodatif. Karena kepala-kepala dinas ini lah yang akan mengejawatkan misi visi kami berdua, ” jelasnya.

Ia, mengaku evaluasi capaian yang telah diraih dalam pemerintahannya ini, para kepala dinas harus mempercepat langkahnya agar Situbondo naik kelas bisa tercapai dengan baik.

Tak hanya itu, Bupati Rio juga mengungkapkan ada satu janji yang hingga saat ini belum bisa direalisasikan dalam janji politiknya.

” Sebelas janji politik saya dan Mbak Ulfi sudah kita realisasikan. Seperti pelayanan kesehatan gratis tanpa batas Berantas, penyaluran ambulans, penurunan angka kemiskinan dan lainnya. Hanya satu yang belum bisa direalisasikan menghadirkan Sheila On Seven, ” terangnya.

Dia, juga mengatakan langkah ketika mencalonkan diri bersama Ulfiyah sebagai kandidat bupati dan wakil bupati di pilkada 2024 lalu, berhasil menumbangkan petahana Bupati Karna Suwandi dengan selisih perolehan 13.697 suara.

” Ketika bertarung saya dan Mbak Ulfi mampu menumbangkan seorang pemimpin yang sangat kuat dari segi politik, terutama dalam birokrasi. Sesuatu yang baru pasti butuh masa penyesuaian, karena saya tidak punya background birokrat, background konsultan politik, tentu dunia pemerintahan kabupaten sesuatu yang baru bagi saya. Alhamdulillah, seiring dengan berjalannya waktu tantangan yang menghalang di depan bisa diatasi dengan baik. Pertama, tantangan politik yang harus saya hadapi yakni partai pengusung. Alhamdulillah tantangan ini bisa dilalui dengan bersatunya PPP dan PKB. Para masyayikh, kiai-kiai juga mendukung saya. Kemudian partai nasionalis juga sangat mendukung dan di awal kepemimpinan pada 2025 berjalan dengan lancar, program visi misi program prioritas juga diterima teman-teman SKPD Pemkab Situbondo, “ujarnya.

Sementara itu, Rizki salah satu ibu rumah tangga di Situbondo menilai Bupati Rio tidak mengecewakan rakyatnya. Selain bisa menurunkan angka kemiskinan, di tangan pemimpin muda ini, Situbondo damai dan masyarakatnya hidup rukun.

” Bupati Rio tidak mengecewakan, Situbondo damai dan masyarakatnya hidup rukun dapat mewujudkan Situbondo lebih baik dari sebelumnya, Situbondo benar-benar naik kelas, ” pungkasnya. (Inul)