Pojokkiri.com

Penuhi Panggilan Baitullah, Ketua DPRD Gresik Lepas Keberangkatan Haji Mujid Riduan dan Istri

Foto : Mujid Riduan saat bersama istri dan keluarga sebelum pemberangkatan. (Dyo)

Gresik, pojokkiri.com
Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kediaman Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan, S.H., di Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Sabtu (2/5/2026).

Tokoh senior yang juga mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik ini resmi bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Momen keberangkatan ini terasa spesial karena dilepas langsung secara simbolis oleh Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir.

Ratusan keluarga, tetangga, dan simpatisan turut hadir memadati lokasi untuk memberikan doa restu, mengiringi langkah Mujid yang berangkat bersama sang istri tercinta.

Foto : Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir secara simbolis saat memberangkatkan Mujid bersama istri ke tanah suci. (Dyo)

Kepada media ini, Mujid Riduan tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya. Baginya, kesempatan menunaikan rukun Islam kelima ini adalah anugerah yang luar biasa.

“Alhamdulillah, tahun ini saya bersama istri mendapatkan panggilan dari Allah SWT. Kami memohon doa restu dari seluruh masyarakat Gresik agar selama menjalankan ibadah di sana, kami diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ungkap Mujid dengan nada rendah hati.

Mujid tercatat bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 43 melalui bimbingan KBIHU Shofa Marwah, Kecamatan Menganti.

Meski menjalankan ibadah dalam waktu yang cukup lama, Mujid yang merupakan pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 ini memastikan bahwa tugas-tugas kedewanan tetap menjadi prioritas dan tidak akan terhambat.

Ia menjelaskan bahwa seluruh prosedur administratif terkait keberangkatannya telah tuntas. Sebagai pejabat publik, dirinya telah mengajukan izin resmi dan cuti sesuai regulasi yang berlaku.

“Saya mengambil cuti selama 40 hari. Surat izin resmi sudah diproses melalui Sekretariat Dewan (Setwan) untuk diteruskan kepada Gubernur Jawa Timur. Insya Allah, koordinasi di internal pimpinan DPRD tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Dyo)