
Lamongan, Pojokkiri.com – Berawal dari sebuah langgar kecil di tengah rimbunnya pekarangan bambu yang gelap, Pondok Pesantren Al Fattah Siman, Kecamatan Sekaran, kini menjelma menjadi mercusuar pendidikan Islam di Kabupaten Lamongan. Pesantren yang didirikan oleh Al Maghfurlah KH. Abdul Fattah pada 26 Agustus 1942 ini menyimpan sejarah panjang, mulai dari isyarat spiritual hingga keterlibatan dalam perjuangan kemerdekaan.
Warga setempat menjuluki pesantren ini sebagai “Cahaya dari Sudut Desa”. Nama tersebut bukan tanpa alasan; sebelum pesantren berdiri, masyarakat Siman kerap mendapatkan isyarat melalui mimpi melihat cahaya terang yang memancar dari lokasi tersebut. Isyarat langit inilah yang menjadi titik awal pengabdian KH. Abdul Fattah di tanah Siman.
Benteng Pertahanan Masa Revolusi
Tak hanya menjadi pusat ilmu, Ponpes Al Fattah tercatat memiliki peran penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada periode 1945-1949, KH. Abdul Fattah bersama para santrinya terjun langsung ke medan laga. Mereka melakukan gerilya melawan penjajah hingga menyisir wilayah Bojonegoro, membuktikan bahwa pesantren adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Harmonisasi Salaf dan Modernitas
Kini, di bawah asuhan KH. Abdul Muhit Fattah, KH. Abdul Madjid Fattah, KH. Ma’mun Fattah, dan KH. Masduqi Ali Fathon, Ponpes Al Fattah terus berkembang pesat. Ribuan santri dari berbagai daerah menimba ilmu dengan kurikulum yang memadukan kedalaman metode salaf (kitab kuning) dan pendidikan formal.
Unit pendidikan yang tersedia saat ini mencakup Madrasah Diniyah (baik program Salaf maupun Reguler) serta Madrasatul Quran. Meski institusi formalnya tumbuh modern, nilai-nilai kesalafan tetap dijaga ketat sebagai fondasi utama karakter santri.
Keberadaan Ponpes Al Fattah menjadi bukti nyata bagaimana sebuah institusi pendidikan Islam mampu mempertahankan jati diri tradisionalnya sambil terus beradaptasi menjawab tantangan zaman, tetap menjadi “cahaya” yang menerangi masyarakat dari sudut desa.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber:www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

