
Lamongan, Pojok Kiri.com-Dua hari pasca dimulainya uji coba operasional Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) pada Kamis (6/11/2025), arus lalu lintas di jalur tersebut mulai tampak padat.
Pantauan Harian Pojok Kiri pada Sabtu (8/11/2025) siang menunjukkan, kendaraan bermotor—baik truk niaga, mobil pribadi, maupun sepeda motor—ramai melintas di sepanjang jalur sepanjang 7,15 kilometer itu. Truk-truk besar terlihat berjalan pelan dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam.
Kepadatan arus lalu lintas juga terlihat di beberapa titik lampu merah yang baru terpasang. Pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di lima persimpangan utama kini mulai berfungsi, membantu mengatur arus kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Tak hanya pengguna jalan yang merasakan dampak uji coba ini, para pedagang asongan di sekitar JLU pun ikut menikmati berkah peningkatan aktivitas lalu lintas.
“Alhamdulillah lumayan, Pak. Paska dua hari pembukaan uji coba JLU, banyak kendaraan yang lewat. Imbasnya, jualan saya ramai,” ujar Suhadak, salah satu penjual asongan di lampu merah JLU saat ditemui Harian Pojok Kiri.
Ia menambahkan, dengan ramainya kendaraan yang melintas, penghasilannya meningkat dibanding hari-hari biasa. “Semoga JLU tetap lancar, tidak ada kecelakaan lagi, supaya tidak ditutup kembali oleh dinas terkait,” harapnya.
Uji coba operasional Jalan Lingkar Utara Lamongan ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari ke depan. Selama masa uji coba, BBPJN bersama instansi terkait akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi arus lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, serta efektivitas lampu lalu lintas yang baru dipasang.(lut)

