Pojokkiri.com

Jejak Lama Terulang, Komplotan Curanmor Diringkus Polisi Saat Beraksi di Bendul Merisi

Tiga pelaku curanmor di amankan Polsek Wonocolo Surabaya

Surabaya Pojokkiri.comUpaya pencurian kendaraan bermotor roda dua kembali berhasil digagalkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Reskrim Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya membongkar kasus pencurian sepeda motor yang melibatkan tiga pelaku residivis.

Kompol Haryoko Widhi Kapolsek Wonocolo Surabaya mengungkapkan penangkapan dilakukan saat para pelaku tengah beraksi di kawasan Bendul Merisi, Surabaya, berkat patroli intensif dan kejelian petugas membaca gerak-gerik mencurigakan.

“Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan tegas bahwa ruang gerak pelaku kejahatan jalanan semakin sempit, terutama di wilayah rawan curanmor,” tutur Kompol Haryoko, pada Minggu (25/01).

Kompol Haryoko menegaskan kasus pencurian ini terjadi di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama berada di depan Barbershop Chicininos, Jalan Bendul Merisi Nomor 130, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 10 Januari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB.

“Sementara itu, lokasi kedua berada di depan sebuah rumah di Jalan Sukodono 75, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya. Kejadian ini berlangsung pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, sekitar pukul 06.00 WIB,” jelas Kompol Haryoko, saat dihubungi wartawan.

Kompol Haryoko menjelaskan kedua peristiwa tersebut memiliki pola serupa, yakni menyasar sepeda motor yang terparkir dengan pengamanan standar dan dilakukan secara berkelompok.

“Pengungkapan kasus bermula saat anggota Opsnal Reskrim Polsek Wonocolo melakukan patroli antisipasi kejahatan jalanan di kawasan Jalan Raya Bendul Merisi. Petugas mencurigai satu sepeda motor dengan pelat nomor belakang terpasang terbalik yang dikendarai oleh tiga pria,” katanya.

Kompol Haryoko mengatakan lagi petugas kemudian melakukan pembuntutan secara senyap. Kecurigaan terbukti ketika salah satu pelaku turun dan mendekati sepeda motor yang terparkir di depan barbershop, lalu mencoba merusaknya menggunakan kunci T. Saat itulah polisi langsung melakukan penindakan dan mengamankan pelaku eksekutor di lokasi.

“Dua pelaku lainnya sempat melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun berkat koordinasi cepat dan bantuan warga sekitar, keduanya berhasil ditangkap di kawasan Jalan Sidosermo Gang Langgar, Surabaya,” tandasnya.

Dari hasil pemeriksaan, jelas Kompol Haryoko ketiga pelaku mengakui perbuatannya. Mereka mengaku telah merencanakan pencurian sepeda motor Honda Vario milik korban H yang terparkir di depan barbershop. Namun aksi tersebut gagal karena lebih dulu diketahui petugas kepolisian.

“Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit sepeda motor Vario milik korban. Dari korban lain bernama R, polisi menyita dokumen BPKB sepeda motor Beat,” katanya.

Haryoko menuturkan sementara dari tangan para tersangka, petugas menyita sebuah tas selempang berisi kunci pas, mata obeng berbentuk belimbing atau kunci T, serta beberapa rumah kontak sepeda motor. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan pelaku sebagai sarana kejahatan.

Ketiga pelaku yang diamankan diketahui bukan pelaku baru. Mereka merupakan residivis dengan catatan kriminal yang cukup panjang.

Tersangka Topan Ardianto, warga Surabaya berusia 22 tahun, tercatat beberapa kali terlibat kasus pencurian, mulai dari pencurian ponsel hingga pencurian sepeda motor di Surabaya dan Gresik, dengan vonis penjara yang berulang.

Rizal Afif Al-Azizi (22), warga Gresik, sebelumnya pernah menjalani hukuman pidana dalam kasus penyalahgunaan narkoba dengan vonis lebih dari lima tahun penjara.

Sementara Muhammad Arifin, pria berusia 32 tahun asal Surabaya, juga memiliki riwayat panjang dalam kasus perampasan dan pencurian sepeda motor di wilayah Pasuruan dan Gresik.

Saat ini, ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Wonocolo Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor lainnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menggunakan pengamanan ganda pada kendaraan, serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

 

Reporter Samsul Arif.

Berita Terkait

Patroli Gabungan 3 Pilar Cegah Balap Liar di Wonocolo, Lima Motor Diamankan

Harapan yang Tak Pernah Padam, Kisah Ayu dan Motor Kesayangannya yang Kembali dari Kejahatan

Polsek Wonocolo Edukasi Warga tentang Bahaya Judi Online dan Konvensional