
Lamongan, Pojok Kiri.com-Memasuki minggu pertama bulan Februari 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) di Unit Pasar Sidoharjo, Kabupaten Lamongan, terpantau relatif stabil. Meski bulan suci Ramadan 2026 kian dekat, mayoritas komoditas belum menunjukkan lonjakan harga yang signifikan.
Berdasarkan pantauan pada Senin (2/2/2026) dan Selasa (3/2), komoditas beras masih bertahan di harga yang sama. Beras medium dibanderol Rp 13.500/kg, beras biasa Rp 12.500/kg, dan beras premium tetap di angka Rp 14.900/kg.
Sektor protein hewani juga tidak mengalami perubahan. Daging sapi stabil di harga Rp 120.000/kg, telur ayam ras Rp 28.000/kg, serta daging ayam kampung yang ajek di harga Rp 38.000/kg. Untuk kebutuhan dapur seperti minyak goreng, merek Bimoli bertahan di Rp 24.000/kg dan Minyakita di Rp 15.700/kg.
Kondisi serupa terjadi pada kelompok sayur-mayur. Bawang merah dijual Rp 35.000/kg, bawang putih Rp 33.000/kg, wortel Rp 15.000/kg, dan tomat Rp 8.000/kg. Untuk bumbu dapur jenis cabai, harga cabai merah besar berada di posisi Rp 25.000/kg, cabai lalapan Rp 45.000/kg, dan cabai keriting Rp 28.000/kg.

Kepala UPT Pasar Sidoharjo, Pardi, S.M, saat dikonfirmasi oleh Harian Pojok Kiri membenarkan kondisi stabilitas harga tersebut. Namun, ia mencatat ada satu komoditas yang mengalami kenaikan tipis.
“Dari semua kebutuhan pokok dan bahan penting lainnya masih relatif stabil. Yang mengalami kenaikan hanya cabai merah kecil, dari semula Rp 75.000/kg menjadi Rp 80.000/kg,” terang Pardi pada Selasa (3/2) pagi.
Pihak pengelola pasar akan terus melakukan pemantauan rutin guna memastikan ketersediaan stok dan keterjangkauan harga bagi masyarakat Lamongan menjelang musim puncak belanja Ramadan.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: WWW.POJOK KIRI.COM DAN KORAN HARIAN PAGI POJOK KIRI

