
Gresik, pojokkiri.com
Di tangan anak muda, sebuah desa bisa berubah menjadi benteng pertahanan yang canggih. Itulah yang dibuktikan oleh Ziadatul Akmal Kepala Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Kades muda di Kabupaten Gresik ini baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah keamanan wilayahnya. Pada Selasa pagi (24/2/2026), halaman Mapolres Gresik dipenuhi aura apresiasi.
Di hadapan jajaran kepolisian, sosok yang akrab disapa Aida ini melangkah pasti menerima penghargaan langsung dari Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution.
Penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengakuan atas keberanian dan kecerdikannya mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat meresahkan warga.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut bukan datang dari faktor keberuntungan, melainkan dari visi matang Aida tentang “Desa Aman”. Sejak dilantik, ia bersikeras menginisiasi pemasangan CCTV di titik-titik strategis Desa Tumapel.
Ketika komplotan curanmor beraksi di wilayah Duduksampeyan, “mata digital” hasil inisiatif Aida memberikan rekaman visual yang sangat detail. Petunjuk itulah yang menjadi kunci bagi tim penyidik untuk memetakan arah pelarian dan mengidentifikasi identitas pelaku dengan presisi.
“Kami ingin warga merasa aman. CCTV ini bukan sekadar alat, tapi bentuk pencegahan dan perlindungan nyata bagi masyarakat,” ujar Aida dengan rendah hati usai menerima penghargaan.
Aida membawa napas milenial ke dalam birokrasi desa. Baginya, keamanan adalah fondasi, namun kesejahteraan adalah tujuan utama.
Di bawah kepemimpinannya, Desa Tumapel mengalami transformasi signifikan melalui empat pilar utama diantaranya, Tumapel Smart Village : Digitalisasi administrasi yang membuat pengurusan surat-menyurat menjadi transparan dan secepat kilat. Dan Pemberdayaan Ekonomi: Mengangkat kelas UMKM lokal melalui akses marketplace dan pameran strategis.
Infrastruktur Berwawasan Lingkungan : Pembangunan drainase dan jalan yang tetap menjaga ruang terbuka hijau.
Inklusi Kepemudaan : Menempatkan Karang Taruna sebagai subjek utama pembangunan desa, bukan sekadar penonton.
Hujan prestasi di Usia Muda
penghargaan dari Polres Gresik ini menambah daftar panjang prestasi Desa Tumapel di bawah komando Aida.
Sebelumnya, desa ini telah dinobatkan sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba) oleh BNN Jawa Timur, Desa Gender oleh PC Fatayat NU Gresik, hingga meraih NawaKarsa Award. Tambahnya.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, memberikan pujian tinggi atas dedikasi Aida yang melampaui tugas pokoknya sebagai kepala desa.
Ia menyebut Aida sebagai teladan bagi warga sipil maupun personel kepolisian.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Kami berharap prestasi ini menjadi contoh dan ketauladanan bagi warga masyarakat lainnya dalam menjaga kamtibmas,”
Kami berharap prestasi tersebut tidak hanya sampai di sini, namun dapat ditingkatkan lagi sehingga dapat menjadi contoh dan ketauladanan bagi personel Polres Gresik dan warga masyarakat lainnya,” kata Kapolres Ramadhan. Tegas AKBP Ramadhan.

Bagi Aida, penghargaan ini adalah bahan bakar baru. “Ini adalah suplemen energi bagi saya dan seluruh jajaran pemerintah desa untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya menutup percakapan dengan di bumbui senyum kasnya. (Ura/Dyo)

