
Mojokerto-pojokkiri.com : Setelah dinyatakan Lulus S2 Pasca Sarjana Hukum dari Universitas Wijaya Putra Surabaya, Aktivis Mojokerto Hadi Purwanto alias Hadi Gerung selaku Direktur Lembaga Kajian Hukum (LKH) Barracuda dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Djawa Dwipa menggelar sholawatan dan doa bersama. Acara begitu semarak saat Grup Sholawat Al-Haddad Djawa Dwipa asuhannya mulai melantunkan sholawat dihadiri segenap undangan yang memenuhi halaman rumah-kantornya.
Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H. (Baju Putih) sesuai berdoa bersama sambil beramal tamah menjelaskan maksud dan tujuan diadakan acara tersebut, Dia bersyukur dan mengucap Alhamdulillah pasalnya pada tanggal 15 Februari 2025 ia dinyatakan lulus ujian S2 Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra Kampus Wiyung Surabaya.
Sesuai pantauan media ini, Grup Sholawat Al-Haddad Djawa Dwipa saat melantunkan sholawat sangat menarik apalagi yang memainkan anak-anak begitu rancak dan meriah dan sangat bernuansa relegius, membuat semua yang hadir bangga dan gembira tidak terkecuali Si Shohibul Belt-Hadi Purwanto saat ditemui beberapa media menyatakan kegembiraannya atas kelulusan studi Master Hukumnya.
“Insha Allah dalem diwisuda bulan Maret 2025. Mohon doanya agar ilmu dan adab dalem semakin baik dan bermanfaat bagi banyak orang,” harap Hadi Purwanto, Kamis (20/2/2025) di Kantor LKH Barracuda dan LBH Djawa Dwipa, Jalan Raya Banjarsari Nomor 59, Kedunglengkong, Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Selaku pembicara K.H. Hasan Matori saat berdoa bersama menambahkan, acara sholawatan dan doa bersama pada malam ini merupakan wujud syukurnya Mas Hadi Purwanto yang lulus ujian S2 Fakultas Hukum di Universitas Wijaya Putra Kampus Wiyung Surabaya dan makin majunya lembaga hukum yang dipimpinnya
“Kelulusan S2 Mas Hadi Purwanto menjelang bulan Ramadan, bulan yang penuh keberkahan. Semoga ilmunya Mas Hadi Purwanto berkah melimpah dan selalu Istiqomah mengadakan sholawatan dan doa bersama,” pesan K.H. Hasan Matori.
Kebersamaan sholawatan dan doa bersama
Pihaknya berharap prestasi pendidikan Mas Hadi Purwanto ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat Desa Kedunglengkong dan sekitarnya setelah mendengar dentuman sholawat terus berdatangan.
“Dengan ilmu kita bisa diangkat derajat oleh Allah dan dilindungi oleh Allah. Dengan begitu, kita bisa meninggalkan dunia untuk akhirat. Sedekahkan penghasilan kita ke pengajian, ke masjid, panti asuhan dan hal-hal amal jariyah lainnya,” tutur Hasan Matori yang dikenal Kyai kharismatik dari Dlangu-Kabupaten Mojokerto. (Mar)

