
Lamongan, Pojok Kiri.com-Sebuah dapur warung bakso milik warga Dusun Wudi, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, mengalami kebakaran pada Jumat (26/12/2025) siang. Peristiwa tersebut diduga kuat akibat kompor gas yang lupa dimatikan oleh pemilik warung.
Kapolsek Turi, AKP Suroto, S.H., M.H., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa peristiwa diketahui sekitar pukul 12.30 WIB.
“Kebakaran terjadi di dapur warung bakso milik M. Slamet Suryo (51), warga Dusun Wudi RT 01 RW 03 Desa Sukoanyar. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian dengan bantuan warga,” ujar AKP Suroto.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban bersama istrinya, Siti Aminah, tengah mempersiapkan dagangan bakso sejak pagi hari. Sekitar pukul 11.30 WIB, korban memanaskan kuah bakso yang rencananya akan dijual berkeliling setelah salat Jumat. Namun setelah itu korban pulang ke rumah dan lupa mematikan kompor.
Tak lama berselang, saksi Kasmin, warga setempat, mendengar suara gemuruh dari dalam warung dan melihat kepulan asap keluar dari area dapur. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Turi.
Petugas Polsek Turi bersama warga mendobrak pintu warung yang terkunci dan melakukan pemadaman api secara manual. Api diketahui telah membakar dapur berukuran sekitar 3 x 1,5 meter.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp5 juta, berupa peralatan dapur dan meja dapur yang terbakar,” tambahnya.
Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian antara lain Kapolsek Turi, Kanit Reskrim, Ka SPKT, anggota Polsek Turi, serta personel Koramil Turi. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan membuat laporan kejadian.
Kapolsek Turi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak, khususnya kompor gas, untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa.
“Pastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha,” pungkasnya.(lut)

