Pojokkiri.com

Mahasiswa di Paciran Lamongan Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri di Rumahnya

 

Korban RES dengan posisi menggantung diatas kamar mandi rumah orang tuanya.(Pojokkiri for Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojokkiri.com-Warga Lingkungan Sidokumpul, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, digemparkan dengan penemuan seorang pemuda yang meninggal dunia akibat gantung diri pada Senin (16/2/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial RES (26), seorang mahasiswa setempat. Ia ditemukan pertama kali oleh ibunya, SUi (66), sekitar pukul 10.30 WIB dalam posisi menggantung di atas kamar mandi rumah mereka.

Kronologi Kejadian
Kapolsek Paciran, AKP Erni Sugihastuti, S.E. dikonfirmasi melalui Kasi Humas Ipda M.Hamzaid, S.Pd menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 08.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat meminta ibunya untuk beristirahat di kamar dengan alasan ingin mengecek atap rumah guna memastikan tidak ada korsleting listrik.

“Korban sempat memadamkan aliran listrik rumah sebelum ibunya masuk ke kamar untuk istirahat. Namun, saat sang ibu keluar kamar dan mengecek ke area dapur, ia mendapati anaknya sudah dalam posisi tergantung dengan tali tampar warna biru di atas kamar mandi,” ujar Ipda Hamzaidi dalam keterangannya, Senin (16/2).

Melihat kejadian tersebut, saksi berteriak histeris meminta tolong hingga warga berdatangan. Tak lama kemudian, pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Polsek Paciran dan Puskesmas Paciran.

Hasil Pemeriksaan
Petugas kepolisian bersama tim medis yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. Berdasarkan hasil visum luar oleh petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

“Kondisi korban sudah mulai kaku saat ditemukan. Terdapat bekas jeratan tali pada leher yang identik dengan ciri-ciri gantung diri. Pihak medis menyatakan tidak ada bekas luka akibat benda tumpul maupun tajam lainnya,” tambah Kasi Humas.

Keluarga Menolak Otopsi
Pihak keluarga, yang diwakili oleh paman korban, MA menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah dan telah menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut pihak manapun secara hukum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami motif di balik aksi nekat pemuda tersebut. Barang bukti berupa tali tampar berwarna biru telah diamankan oleh petugas Polsek Paciran.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber:www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri