
Lamongan, Pojok Kiri.com-Personel Polsek Solokuro Polres Lamongan bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat melalui layanan darurat Polisi 110 terkait dugaan pengancaman dalam lingkup keluarga. Seorang anak di wilayah Kecamatan Solokuro melaporkan ayahnya sendiri karena merasa terancam, Jumat (6/2/2026).
Peristiwa bermula pada dini hari sekitar pukul 00.20 WIB. Pelapor yang masih di bawah umur menghubungi Call Center 110 karena merasa ketakutan setelah mendapat ancaman dari sang ayah. Saking takutnya, anak tersebut nekat melarikan diri dari rumah dan bersembunyi di kegelapan samping sebuah masjid desa setempat.
Menerima laporan darurat tersebut, Piket Call Center 110 segera berkoordinasi dengan Piket Pamapta dan Siaga 36 Polres Lamongan untuk meneruskan informasi ke Polsek Solokuro. Kapolsek Solokuro, AKP Asik Samsul Hadi, S.H., bersama petugas jaga langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pencarian.
“Petugas mendapati pelapor memang benar sedang bersembunyi di samping masjid dalam keadaan ketakutan menunggu bantuan. Karena hari sudah larut malam, demi keamanan dan kenyamanan, pelapor kami bawa ke Mapolsek untuk beristirahat,” ujar AKP Asik Samsul Hadi.
Akar Masalah: Pulang Malam & Kurang Komunikasi
Pada pagi harinya, sekira pukul 09.00 WIB, pihak kepolisian memfasilitasi mediasi antara anak dan ayahnya dengan didampingi oleh Kepala Desa setempat.
Terungkap bahwa ketegangan tersebut dipicu oleh kekesalan sang ayah terhadap kebiasaan anaknya yang sering pulang larut malam dan jarang belajar. Di sisi lain, sang anak merasa sangat ketakutan akan dimarahi sehingga memilih menelpon polisi.
Melalui pendekatan humanis, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai secara kekeluargaan. Sang anak meminta maaf dan berjanji akan memperbaiki perilaku, sementara sang ayah berkomitmen untuk memperbaiki pola komunikasi di dalam keluarga tanpa mengedepankan emosi.
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman yang dikonfirmasi melalui Kasihumas Polres Lamongan, I M. Hamzaid, S.Pd, mengapresiasi langkah masyarakat yang memanfaatkan teknologi informasi Polri. Ia mengimbau para orang tua untuk mengedepankan komunikasi yang sehat dalam mendidik anak.
“Masyarakat jangan ragu memanfaatkan Layanan Polisi 110 jika membutuhkan bantuan mendesak. Kami akan hadir memberikan perlindungan dan solusi secara cepat serta humanis,” tegas Ipda Hamzaid.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: WWW.POJOK KIRI.COM DAN KORAN HARIAN PAGI POJOK KIRI

