
Lamongan, Pojokkiri.com-Penampilan spektakuler kiper muda Raflimahreza menjadi buah bibir dalam laga big match Pekan 19 Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 antara PSIS Semarang menjamu Persela Lamongan di Stadion Jatidiri, Minggu (15/2/2026) sore.
Meski laga berakhir imbang 1-1, sorotan utama tertuju pada ketangguhan Rafli di bawah mistar gawang Laskar Joko Tingkir. Sejak peluit kick-off dibunyikan, lini serang PSIS langsung menggempur pertahanan tim tamu. Situasi semakin pelik bagi Persela setelah mereka terpaksa bermain dengan 10 orang akibat kartu merah.
Unggul jumlah pemain membuat “Laskar Mahesa Jenar” tampil kian agresif. Namun, Raflimahreza menunjukkan kelasnya dengan serangkaian penyelamatan krusial. Tercatat, beberapa peluang emas dari jarak dekat dan duel satu lawan satu berhasil ia mentahkan dengan refleks yang luar biasa.
Statistik Menonjol & Gelar Man of the Match
Positioning yang disiplin dan ketenangan dalam membaca arah bola membuat barisan penyerang PSIS frustrasi hampir di sepanjang laga. Keunggulan Persela pun terjaga hingga memasuki masa kritis.
Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah tuan rumah mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir injury time. Kendati gagal membawa pulang poin penuh, media lokal dan tim teknis sepakat menobatkan Raflimahreza sebagai Man of the Match.
“Penampilan Rafli sore ini luar biasa. Tanpa penyelamatan-penyelamatan pentingnya, hasilnya mungkin akan berbeda,” ujar salah satu pengamat sepak bola lokal usai pertandingan.
Performa impresif ini kian mengukuhkan posisi Raflimahreza sebagai salah satu penjaga gawang muda paling potensial di kompetisi kasta kedua Indonesia musim ini. Bagi Persela Lamongan, kehadiran Rafli adalah jaminan keamanan di lini belakang dalam ambisi mereka bersaing di papan atas klasemen.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber:www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

