Pojokkiri.com

Warga Trosono Lamongan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur Rumahnya

 

Kursi plastik hijau diduga digunakan untuk pijakan korban gantung diri.(Foto: Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Warga Desa Trosono, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia dengan cara gantung diri di dapur rumahnya, Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban diketahui bernama H. Lastam (80), warga setempat yang ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali tampar warna kuning pada blandar kayu dapur rumahnya.

Kapolsek Sekaran, Iptu Ahmad Zunaedi, S.Ip, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban pertama kali ditemukan oleh adiknya, Siti Alfiyah, yang setiap hari mengantarkan makanan. Saat pintu rumah masih terkunci, saksi kemudian memanggil anak korban, H. Isnandar. Saat masuk melalui pintu belakang, korban sudah dalam keadaan tergantung,” ujarnya.

Di lokasi, polisi menemukan kursi plastik berwarna hijau yang diduga digunakan korban sebelum melakukan aksi nekat tersebut. Tim medis dari Puskesmas Kembangan bersama petugas Polsek Sekaran kemudian melakukan evakuasi dan pemeriksaan luar terhadap jenazah.

Hasil visum luar menyebutkan korban meninggal lebih dari dua jam sebelum ditemukan. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, selain bekas jeratan tali pada leher.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa (depresi) selama lima tahun terakhir dan rutin mengonsumsi obat dari Puskesmas Kembangan. Bahkan, sekitar tiga tahun lalu korban pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum racun tikus, namun berhasil diselamatkan.

Pihak keluarga melalui anak korban, H. Isnandar, menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah, menolak dilakukan otopsi, dan tidak akan menuntut pihak manapun.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP berupa tali tampar, kursi plastik, serta pakaian yang dikenakan korban.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Sekaran mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental orang terdekat.(lut)