
Lamongan, Pojok Kiri.com- Aksi pembobolan terjadi di swalayan Indomaret Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Pelaku menerobos masuk setelah menjebol plafon dan tembok pembatas gudang. Pelaku juga memutus kabel alarm dan CCTV yang ada di dalam Indomaret.
Akibatnya, gerak-gerik pelaku selama di dalam swalayan tidak terekam kamera pengintai. Selain menggasak berbagai merek rokok, kosmetik, minuman dan celana dalam.
Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki kasus pencurian dengan pembaratan tersebut.
Keterangan yang dihimpun Pojok Kiri menyebutkan, pelaku melakukan pencurian dengan cara masuk melalui atap plafon belakang Indomaret setelah itu memutus semua akses alarm serta CCTV yang ada di kotak penyimpanan DVR.
Setelah itu pelaku kemudian memutus panel aliran listrik yang ada di depan kamar mandi. Kemudian pelaku menjebol praktisi atau penyekat antara gudang dan toko setelah itu merusak kunci pintu selasar.
Tiba dalam toko, pelaku langsung mengambil barang-barang milik Indomart seperti rokok elektrik, berbagai merek rokok, kosmetik, minuman stamina dan celana dalam. Atas kejadian tersebut Indomaret mengalami kerugian materil kurang lebih Rp 10 juta.
Aksi pencurian ini baru diketahui pagi harinya, saat seorang karyawan bernama Tragia Husada, hendak membuka tokonya. Dia kaget karena plafon dan tembok pembatas gudang di sisi barat sudah jebol.
Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke kepala toko Fathur Rahman dan diteruskan melapor ke Mapolsek Pucuk, Polres Lamongan, pada Sabtu 19 Oktober 2024.
Sementara itu tim Reskrim Polsek Pucuk setelah mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya dilakukan penyelidikan.
“Polsek Pucuk sudah melakukan olah TKP dan kasus ini dalam penyelidikan dan untuk kerugian material kurang lebih Rp 10 juta,”jelas Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M.Hamzaid.(lut)

