
Gresik, pojokkiri.com
Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan di wilayah Kabupaten Gresik. Bertempat di Perumahan Bukit Randuagung Indah, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, telah dilaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III dan Penanaman Jagung di Lahan Perhutanan Sosial. Kegiatan ini juga tersambung secara nasional melalui Zoom Meeting terpusat di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025).
Pada pelaksanaannya, dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting daerah, antara lain Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, S.I.K., M.Si., Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro, S.I.K., M.H., Kabag SDM Polres Gresik Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, S.H., Kadis Pertanian Gresik Ir. Eko Anindhito Putro, M.MA., serta VP Administrasi dan Bisnis PT. Petrokimia Gresik, Sdr. Susetyo Kusentyo Putra. Selain itu, turut hadir para pejabat utama Polres Gresik, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan dari berbagai instansi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan bibit jagung dan pupuk secara simbolis kepada masyarakat dan kelompok tani (Poktan). Bantuan tersebut meliputi, Bibit Jagung BISI 2, Pupuk NPK dan Pupuk Urea.
Setelah penyerahan bantuan, para peserta melakukan penanaman bibit jagung serta penanaman pohon mangga dan nangka secara seremonial di area lahan milik PT. Semen Indonesia (Persero) seluas 1,1 hektare, berlokasi di Blok AL No. 28, Perum Bukit Randuagung Indah, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas.
Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti Zoom Meeting nasional yang terhubung dengan pusat kegiatan di Kabupaten Grobogan, sebagai bentuk partisipasi dan sinergi lintas wilayah dalam mendukung ketersediaan pangan nasional berbasis perhutanan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menyampaikan bahwa penanaman ini merupakan langkah konkret TNI dalam mendorong ketahanan pangan serta membangun sinergitas dengan unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kita perkuat kolaborasi dan sinergi lintas sektor dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami berharap ke depan gerakan semacam ini terus digelorakan di wilayah Gresik,” ujarnya.
Keseluruhan acara yang berlangsung berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan teritorial dan kemitraan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta pelaku usaha dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan. (Dyo)

