Pojokkiri.com

(Terpaksa) Loman


Oleh: Roba’i Hamid Putu Salam

Indonesia adalah negeri paling loman. Mungkin bisa disebut sebagai negeri dengan rakyat paling loman. Atau terpaksa loman. Atau paling nurutan. Atau terpaksa harus nurut. Gelem gak gelem yo kudu gelem. Untuk sholat saja, bayar parkinya satus ewu. Ping telu telungatus ewu. Itu untuk sholat. Kalau di Istiqlal malah harus bayar satu seket ewu. Belum termasuk biaya pengamanan. Sedang untuk berdoa di makam wali, lebih mahal lagi. Selain bayar masuk di gerbang parkir, ada yang lebih dua ratus, ada yang 180 ribu. Belum shodaqoh saat isi buku tamu. Pun demikian, rakyat di negeri yang merdeka 80 tahun ini, manut tok wes. Sedang di Singapura yang pemerintahnya sekuler, setelah ziarah di makam habib Nuh Alhabsy, malah dikasih makan sama yang jaga…. Maka, saat orang asing ke Indonesia, mereka kaget juga. Mereka bilang, orang Indonesia kok loman loman. Saat duduk di mobil, mereka lihat sopir Indonesia Loman. Ada uang yang disiapkan di mobilnya. Saat berhenti di lampu merah, shodaqoh. Saat mau belok kanan belok kiri, shodaqoh. Saat balik kanan atau muter balik, shodaqoh. Saat melanggar lalin juga shodaqoh.(*)