Pojokkiri.com

Dua Mahasiswa Pasca Sarjana UNM Malang Bantu Kembangkan 80 UMKM Kawasan Jajan Kawi Kota Mojokerto

Mojokerto, pojokkiri.com- Di Mojokerto Ada sebuah komunitas pedagang kue basah yang masih tradisional yang jumlahnya sekitar 81 orang pelaku UMKM yang terletak tepatnya di daerah Jalan Kawi perumahan Wates Kota Mojokerto yang terkenal dengan nama Wajan Kawi singkatan dari Kawasan Jajan Kawi.

 

Hal tersebut disampaikan dua Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Negeri Malanga Umar Hamdani dan Jeffri Wahyu Santoso serta Ketua Paguyuban Wajan Kawi saat ditemui media ini pada Kamis (6/11/2025) pagi di Kawasan Jajan Kawi(Wajan Kawi) di Jalan Kawi Kota Mojokerto-Jawa Timur.

 

Menurutnya puluhan anggota Wajan Kawi tersebut tiap hari melakukan aktifitas bertemunya pembuat kue dan para penjual kue, dimana setiap hari, jam 4 pagi aktifitas di mulai, yaitu pembuat kue menitipkan barang daganganya ke penjual kue (rombong jajan), setelah jam 5 pagi tempat ini sudah sepi, karena rombong jajan sudah mulai keliling menjual kue, titipan para pembuat kue, dan akan bertemu lagi jam 11 siang untuk bertransaksi hasil kerjanya.

 

“Total anggota paguyuban Wajan Kawi ini ada 81 anggota, terbagi dalam 2 kelompok, yaitu pembuat kue sekitar 50 orang dan penjual ( rombong jajan 30 orang.Aktifitas ini sudah berlangsung sejak lama sejak tahun 1998. Kata Pak Rahmat selaku Ketua paguyuban Kue Kawi sejahtera.

 

Sementara itu, mahasiswa Universitas Pasca sarjana Universitas Negeri Malang tertarik, untuk membantu memberikan pendampingan & sumbangsih pemikiran agar para pelaku UMKM di bidang kue basah ini bisa berinovasi dan semakin berkembang.

 

Mahasiswa ini bernama Umar Hamdani dan Jeffri Wahyu Santoso yang sedang menyelesaikan tugas mata kuliah Pengembangan Wawasan Managerial di semester 3 ini sebagai wujud dari sinergi dari akademisi dan praktisi yang ada di tengah-tengah masyarakat, juga tak terlepas dari supervisi dari para dosen pengampu mata kuliah Pengembangan wawasan managerial, yaitu Prof Dr Agung Winarno,MM dan Dr Agus Hermawan, Grand DiplMt,MSi.

 

“Kami ingin membantu mengembangkan UMKM Wajan kawi ini agar semakin berkembang baik di bidang produksinya dan juga penjualanya, dengan teori yang telah kami terima”, kata Mas Jefri dengan penuh optimisme, juga Mas Umar Hamdani, akan coba menerapkan dengan jurus 7P yaitu: product, price,promotion ,place, people, serta process dan physical evidence (bukti fisik),merupakan strategi penting untuk menciptakan nilai bagi konsumen dan membangun pengalaman yang memuaskan.

 

Dalam konteks UMKM, dalam hal ini Selly Cake(salah satu anggota wajan kawi )yang berjualan di sekitar Jalan Ijen, efektifitas dari setiap elemen bauran pemasaran dalam mempertahankan kepuasan konsumen dan mendorong niat pembelian ulang, membutuhkan analisis lebih dalam.

 

“Tugas dan pengabdian kami ini bukan hanya tugas mata kuliah tetapi kami mendapatkan hal hal baru dilapangan yang belum saya dapatkan di bangku kuliah, karena sejatinya dilapangan-lah ilmu yang lebih kompleks akan di temukan” ungkap Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang asal Mojokerto ini.

 

Menurut Umar Hamdani dan Jeffri Wahyu Santoso Langkah awal untuk mengangkat UMKM Wajan Kawi, pihaknya memulai dari sisi penting adalah pemasaran dulu,on field marketing, seperti di setiap acara car free day, promosi di social media,membuat titik lokasi usaha di google map,dan memberikan review positip di google location untuk menarik konsumen.

 

Kedua Mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas negeri Malang,berharap semoga UMKM local di Mojokerto Kota bisa ikut andil dalam menjaga stabilitas ekonomi di jawa timur bahkan di level Nasional. (Mar/Adv)