Pojokkiri.com

Burung Cendet yang cocok dijadikan Gacoran Teras Maupun untuk Dilombakan

 

Anakan cendet Pilis.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)
Anakan cendet Pilis.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

 

Lamongan, Pojok Kiri.com- Seperti yang kita tahu, burung cendet memiliki banyak jenis. Namun, ada tiga jenis yang paling populer dan banyak dipelihara oleh para kicau mania, yaitu Cendet Pilis, Cendet Sembur dan Cendet Gondrong (Blangkon)

Ketiganya memang memiliki karakter yang berbeda-beda dan menjadi favorit tersendiri di kalangan pecinta burung kicau. Namun, sampai saat ini masih sering terjadi perdebatan soal mana yang paling bagus di antara ketiganya.

Menurut saya pribadi, kalau kita merawat burung cendet dari anakan hingga dewasa dan sudah terbiasa dengan berbagai karakternya, tentu kita tidak akan bingung memilih. Semua tergantung selera dan gaya rawatan masing-masing.

1. Cendet Pilis

Cendet Pilis memiliki ciri khas berupa alis berwarna hitam. Warna hitam di kepalanya tidak menyeluruh ke bagian belakang kepala, dan secara harga, jenis ini relatif paling murah dibanding jenis lainnya.
Biasanya, burung cendet pilis dipelihara untuk gacoran rumah atau masteran. Hal ini karena secara mental dan kualitas suara, burung ini dianggap kurang menonjol untuk kelas perlombaan.
Kenapa banyak yang kurang menyukai cendet pilis?
Salah satu alasannya adalah karena fisiknya yang mirip antara jantan dan betina, serta warna hitam di kepalanya yang tidak terlalu garang. Tapi jangan salah, jika dirawat dengan sabar dan tepat, cendet pilis bisa juga dilombakan.

Bisa Juara? Tentu Bisa!

Beberapa cendet pilis bahkan pernah jadi juara. Kuncinya ada di usia matang (sekitar 2–4 tahun), materi lagu yang bagus, dan gaya main yang nagen dan terkontrol. Jadi, jangan remehkan dulu ya!

2. Cendet Sembur

Cendet sembur sekilas mirip dengan cendet pilis. Bedanya, warna hitam di kepalanya tidak melebar, hanya menutupi sekitar mata dan turun ke bawah seperti topeng.
Karakter suara cendet sembur mirip dengan cendet blangkon, tetapi dari segi kontrol emosi dan performa di lapangan, cendet sembur lebih stabil dan fighter.
Jenis ini banyak dijadikan andalan di kontes, karena lebih aktif gacor, lebih agresif saat ditrek dan karakter petarungnya kuat

Jadi, kalau kamu sedang cari cendet lomba yang tangguh, jenis sembur ini layak dipertimbangkan.

3. Cendet Gondrong (Blangkon)

Jenis ini sangat langka ditemukan di alam liar, karena sudah banyak diburu oleh para pemikat. Cendet gondrong banyak diincar karena memiliki keistimewaan khusus yang jarang dimiliki jenis lainnya.
Ciri khasnya adalah warna hitam yang lebih banyak dan menyeluruh dari kepala hingga ke punggung, berbeda dari sembur dan pilis.
Keunggulan Cendet Gondrong suara lebih bervariasi, lebih fighter, tingkat kecerdasan tinggi dalam menirukan suara burung lain dan angat mudah dimaster

Tidak heran kalau jenis ini jadi primadona untuk para pemain kontes. Kalau kamu berhasil memiliki cendet gondrong sebagai gacoan, kamu sudah berada di jalur yang tepat!

Kesimpulan, setiap jenis cendet—baik itu pilis, sembur, maupun gondrong—memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang paling penting adalah cara perawatan, konsistensi, dan pemahaman karakter burung itu sendiri.

Jadi, jenis manapun yang kamu pilih, jika dirawat dengan sepenuh hati, bisa jadi gacor andalan bahkan juara.(lut)