
Lamongan, Pojok Kiri-Parjianto dan Tegar Jayandika, warga Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora,Jawa Tengah menjadi korban pengeroyokan gerombolan anggota silat.
Akibatnya, remaja berusia 20 dan 19 tahun ini mengalami patah tulang hidung, serta kedua matanya mengalami lebam.
Kejadian bermula saat korban pulang dari Surabaya menuju ke Blora, dengan menggendarai sepeda motor Honda Vario Nopol L-2985-BWL, pada Sabtu (19/8/2023) malam.
Saat mendekati TKP persisnya di sekitar jalan raya Gembong Babat tepatnya seberang jalan depan RS NU Babat, motor yang dikendarai korban mogok.
Nahas, ketika memperbaiki motor yang mogok, tiba-tiba dari arah barat muncul rombongan konvoi oknum perguruan silat berjumlah sekitar 50 orang dengan menggunakan sekitar 30 sepeda motor.
” Tanpa ba, bi, bu lagi rombongan itu berhenti. Setelah itu saya dikeroyok dan dipukuli, “kata korban kepada Pojok Kiri, Minggu (20/8/2023).
Tidak puas hanya melukai fisik korban, grombolan tersebut juga merusak dan menghancurkan motor Honda Vario yang digunakan korban. Akibat ulah gerombolan pesilat itu, korban harus dilarikan ke Rumah Sakit NU Babat.
Setelah mengeroyok, pelaku langsung kabur naik motor ke arah barat (Babat). Atas kejadian itu keluarga korban tidak terima dan lapor polisi, Minggu 20 Agustus 2023.(lut)
