Pojokkiri.com

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Lamongan, Naik Turun, Mirip Rollercoaster

 

Salah satu penjual sembako di Pasar Sidoharjo Lamongan.(Foto: Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

 

Lamongan, Pojok Kiri.com-Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Lamongan mengalami fluktuasi. Pantauan Pojok Kiri di Pasar Sidoharjo, Pasar Rakyat Sidomulyo, dan Pasar Ikan Lamongan pada Jumat (8/8/2025) menunjukkan, beberapa komoditas mengalami kenaikan, sebagian stabil, dan sisanya turun harga.

Untuk komoditas yang naik, bawang merah ukuran sedang kini dijual Rp 48.250 per kilogram atau naik 4,32 persen (sekitar Rp 2.000). Daging ayam ras segar ikut terkerek menjadi Rp 23.000 per kilogram, sementara telur ayam ras segar berada di harga Rp 26.150 per kilogram.

Sementara itu, harga beberapa bahan pokok tetap stabil, seperti beras semua kualitas, gula pasir, dan minyak goreng curah. Misalnya, beras kualitas bawah I dijual Rp 13.200/kg, beras medium I Rp 15.150/kg, dan beras super I Rp 16.600/kg.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan. Bawang putih ukuran sedang turun 4,66 persen menjadi Rp 37.850/kg, cabai merah besar turun 6,47 persen menjadi Rp 32.150/kg, dan cabai rawit merah mengalami penurunan signifikan hingga 16,48 persen atau sekitar Rp 7.500 menjadi Rp 38.000/kg. Cabai rawit hijau juga tercatat di harga Rp 26.200/kg, sedangkan cabai merah keriting berada di Rp 32.250/kg.

Daftar sembilan bahan pokok (sembako) yang terus dipantau meliputi beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Perubahan harga ini menjadi perhatian pedagang maupun pembeli, terlebih menjelang akhir pekan di mana aktivitas pasar cenderung meningkat.(lut)