Pojokkiri.com

Iran-Israel Perang, Tak Ada Kapal Asing Bersandar di Perairan Situbondo

Foto : Perairan Situbondo, Jawa Timur

Situbondo,pojokkiri.com
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Situbondo, Herland Aprilyanto menyebut tidak ada kapal asing yang bersandar di Perairan Situbondo saat konflik perang Iran dan Israel.

” Sampai saat ini kosong mas atau tidak ada, katanya.

Herland, mengaku hanya kapal-kapal lokal yang masih bersandar di sepanjang Perairan Situbondo.

“Yang ada kapal-kapal lokal, ” terangnya.

Sebelumnya perang Iran dan Israel menjadi pusat perhatian dunia dalam beberapa hari terakhir ini, hal itu terjadi setelah adanya serangkaian serangan dari mereka.

Perang ini menimbulkan banyak korban jiwa, termasuk warga sipil dan pejabat meliter negara.

Sontak, konflik ini menyita perhatian dunia internasional dan masyarakat muslim di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Indonesia.

Ahmad Busairi, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, mengaku ikut berempati adanya konflik Iran dan Israel. Sebagai sesama umat muslim (Islam) mengaku tidak bisa berbuat banyak, ia hanya bisa mendoakan Iran diberi kekuatan oleh Allah SWT.

“Saya sebagai sesama muslim turut berempati atas konflik yang terjadi antara Israel dan Iran, paling tidak saya turut mendoakan semoga cepat ada titik temu sehingga tidak ada korban lagi, ” katanya kepada pojokkiri.com melalui telepon selulernya, Selasa, (17/6/2025)

“Sebagai orang muslim wajar mendoakan saudara-saudara kita, warga Iran agar tetap diberi kekuatan, kesabaran serta hidayah sehingga bisa mengatasi konflik ini, ” terangnya.

Selain itu, mantan anggota DPRD Kabupaten Situbondo periode 2019-2024 ini, juga mendoakan keselamatan bagi warga Palestina. Menyampaikan konflik di negeri para nabi itu cepat terselesaikan dan tidak berkepanjangan.

“Mendoakan, termasuk mendoakan Palestina, ” ucapnya.

Diketahui dari berbagai sumber perang Iran dan Israel terjadi pada Jumat(13/6), Israel melakukan serangan mendadak ke wilayah Iran berdasarkan laporan televisi pemerintah Iran. Dalam serangannya menewaskan sedikitnya 60 orang termasuk 20 anak-anak. Selain itu juga menghantam tempat tinggal warga dan sejumlah bangunan, infrastruktur penting seperti depo gas utama dan kilang minyak kota Teheran.

Iran, juga melakukan serangan balasan akbar ke sejumlah wilayah Israel, seperti di Tel Aviv, Yerusalem dan Haifa. Serangan dengan menggunakan rudal Iran menewaskan sedikitnya 12 warga sipil Israel dan ratusan lainnya terluka. (Bersambung/Inul)