Pojokkiri.com

Jembatan Ngampel Rampung, Siap Layani Mobilitas Warga Mojoroto

Jembatan Raya Ngampel, Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Kediri, Pojokkiri.com.–

Proyek rehabilitasi Jembatan Raya Ngampel di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, resmi tuntas dan siap kembali difungsikan. Pekerjaan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri tersebut mencakup pemasangan pengaman jembatan serta perkuatan struktur dan pengamanan aliran sungai di bawahnya.

Penyelesaian jembatan ini menjadi prioritas pemerintah daerah mengingat ruas tersebut merupakan jalur penghubung utama dan dilintasi warga setiap hari dengan intensitas tinggi.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari, melalui Kabid Bina Marga, I Made Dwi Permana, menjelaskan bahwa rehabilitasi dilakukan dengan dua tujuan pokok, yaitu memperkuat konstruksi jembatan dan mengembalikan lebar aliran sungai.

“Perbaikan jembatan dilaksanakan untuk perkuatan struktur jembatan serta mengembalikan lebar aliran sungai sehingga dapat memperlancar aliran sewaktu musim penghujan,” ujar Made.

Menurutnya, proyek yang rampung dalam 97 hari tersebut bukan hanya fokus pada peningkatan keamanan jembatan, tetapi juga menjamin kelancaran aliran air pada periode puncak musim hujan.

“Harapannya, memasuki puncak musim penghujan aliran sungai bisa semakin lancar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Made menyebut desain baru jembatan kini memungkinkan aliran air sungai di bawahnya bergerak lebih efektif tanpa hambatan, kondisi yang sebelumnya kerap memicu genangan maupun banjir di hulu jembatan.

Ia menegaskan bahwa perbaikan jembatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas masyarakat. “Pembangunan Jembatan Raya Ngampel sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya arus transportasi menuju wilayah Mojoroto dan sekitarnya. Kami bersyukur pengerjaan berjalan lancar sesuai jadwal,” ujarnya.

Di penghujung keterangan, Made mengajak masyarakat turut menjaga kelestarian dan fungsi jembatan beserta aliran sungai di sekitarnya.

“Kami mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kebersihan aliran sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang dapat menyumbat saluran air di sekitar jembatan,” pungkasnya. (wan)