Pojokkiri.com

KPU KABUPATEN MOJOKERTO TUNJUK RSUD DR SOETOMO UNTUK ‎TEMPAT TES KESEHATAN PASLON

    Kdtua KPU Kabupaten Mojokerto, Akhnan Hidayat saat membuka Media Gathering, di WS Vintage. (tri)

Mojokerto, Pojok Kiri.

KPU Kabupaten Mojokerto memastikan akan menunjuk RSUD Dr Soetomo, Surabaya sebagai tempat untuk tes kesehatan para pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang ikut berlaga di Pilkada 2024.

” Selain sudah berpengalaman, RSUD Dr Soetomo memiliki peralatan medis yang cukup lengkap, ” ungkap ‎ Akhnan Hidayat, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto saat membuka‎ Media Gathering dengan tema persiapan pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto tahun 2024, di WS Vintage, Surodinawan, Jum”at (23/8) siang.

 

Meski begitu, sampai hari ini KPU Kabupaten Mojokerto masih menunggu konsolidasi dengan KPU Propinsi Jatim. Termasuk terkait dengan mekanisme pengumuman dan pendaftaran paslon Pilkada.

 

Sesuai jadwal, Pengumuman pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati , pada tanggal 24 sampai 26 Agustus 2024. ” Sedangkan pendaftaran paslon akan mulai dibuka pada 27 sampai 28 Agustus 2024, mulai pukul 08.00, ” jelas Akhnan.

Khusus pendaftaran tanggal 28 atau hari terakhir, KPU akan menunggu sampai pukul 23.00. ” Meski kami menunggu arahan dari KPU Jatim, tapi Insya Allah jadwal Pengumuman dan pendaftaran paslon ini tidak berubah, ” sambung Akhnan,

Pihak KPU Berharap, tidak ada paslon yang mendaftar di detik detik terakhir. ” Karena besonya pada 29 Agustus, para paslon harus menjalani tes kesehatan di RSUD dr Soetomo, Surabaya, ” kata Akhnan.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokertoan Nugraha Budi Sulistya menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki 4 peran dalam Pilkada 2024 kali ini. diantaranyta terkait penyediaan anggaran.

” Untuk Kabupaten Mojokerto sudah tidak ada masala: semua sudah tercover di APBD 2024, bahkan kita masuk rangking 2z seluruh Indonesia yang anggaran Pilkadanya sudah tersalurkan semua, ” ujar Nugraha.

Selain anggaran, pihaknya, Lanjut Nugraha juga ikut menjaga pilkada berjalan sesuai aturan, aman, damai dan sukses, ” Dan yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana kita menjaga agar partipasi politik bisa kita tingkatkan, ” harap Nugraha seraya menyebut pada Pileg dan pilpres lalu, angka partisipasi masrakat mencapai 90,12 persen, atau 10 besar tertinggi di Jatim. (tri)

 

 

Berita Terkait

WA Blast SPI 2024 Bukan Hoaks, Pj Wali Kota Imbau Isi Survei

Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada KUBE, Pj Wali Kota Mojokerto berharap Dapat Berdampak terhadap Pengembangan Usaha

Seminar Kesehatan HUT Ke-53 Korpri dan Ke-12 RSUD,  Sekda Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Kesehatan ASN untuk Pelayanan Prima