Pojokkiri.com

Laka Tunggal di Sukodadi, Mahasiswa Asal Bojonegoro Dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan

 

Korban Dwi Siswanto dibawah ke RS Muhamadiyah Lamongan.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Sukodadi–Plembon, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Kamis (18/12/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban diketahui bernama Dwi Siswanto (28), mahasiswa asal Bojonegoro, yang berdomisili di Dusun Ngelo RT 02 RW 05, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.

Kapolsek Sukodadi Iptu Moch. Sokep, S.H. menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 03.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas piket Polsek Sukodadi segera mendatangi lokasi kejadian.

Petugas Polsek Sukodadi memfoto korban Dwi Siswanto.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

“Berdasarkan hasil pengecekan di TKP, kecelakaan merupakan laka tunggal. Korban mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah utara dengan kecepatan tinggi. Saat melintas di tikungan, korban tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga terjatuh dan terjungkal,” ujar Iptu Moch. Sokep.

Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian sok depan yang patah. Korban kemudian mendapatkan pertolongan dari petugas kepolisian.

Petugas piket Polsek Sukodadi, yakni Aipda Teguh dan Bripka Edy, selanjutnya menghubungi piket laka, piket Pamapta, serta ambulans Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk mendapatkan perawatan medis.

Dua orang saksi di lokasi kejadian, Pajianto (64), warga Desa Menongo, dan Nur Arief Wafiudin (21), warga Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan, turut dimintai keterangan oleh petugas.

Selama proses penanganan kecelakaan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Polisi mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hingga dini hari dan di jalur rawan tikungan.(lut)