
Surabaya Pojokkiri.com – Dalam upaya mempererat hubungan dengan media pers, Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Group menggelar acara Media Gathering pada Rabu sore, (12/3/2025).
Acara ini juga melibatkan sejumlah anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan. Selain sesi tanya jawab berhadiah, Pelindo TPK memaparkan pencapaian perusahaan serta rencana strategis untuk tahun ini.
Rencana Penggabungan Terminal Berlian ke Terminal Teluk Lamong
Corporate Secretary Pelindo TPK, Widyas Wendra, mengungkapkan bahwa perusahaan berencana menggabungkan Terminal Berlian dengan Terminal Teluk Lamong sebagai langkah efisiensi operasional.
“Jadi rencana kami memang untuk umumnya bisnis ya, untuk beberapa kita lakukan ada terminal-terminal nanti akan digabung. Jadi rencananya Terminal Berlian itu nanti akan bergabung dengan Terminal Teluk Lamong, rencananya pada tahun ini. Karena semuanya itu supaya fungsinya adalah supaya entitasnya lebih ringkas. Dipastikan bahwa semua tenaga kerja itu terserap,” ujar Wendra.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas operasional dan mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih optimal.
Antisipasi Lonjakan Trafik Jelang Lebaran
Menghadapi lonjakan trafik operasional menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pelindo TPK telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk rekayasa operasional di berbagai wilayah, terutama di Pulau Jawa.
“Antisipasi jelang lebaran bahwa memang saat ini jumlah trafik itu meningkat ya, utamanya di beberapa Pulau Jawa. Jadi peningkatannya tajam sekali. Yang pertama kita melakukan rekayasa operasional. Banyak hal yang kita lakukan supaya tidak mengganggu operasional,” tambah Wendra.
Sementara itu, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong (TTL), David Pandapotan Sirait, menjelaskan bahwa PT TTL telah melakukan prediksi lonjakan trafik dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah.
“Tentunya kita lihat aturan pemerintah, pembatasan jalan truk terus kita prediksi volumenya masing-masing terminal tentunya begitu. Dari TPS – TTL. Kalau dari TTL sudah diprediksi, sudah dikoordinasi dengan shipping line, bahwa ada dua shipping line, yang internasional, sebelum dan sesudah lebaran yang tidak masuk, tapi ada service baru,” jelas David.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi logistik tanpa mengganggu operasional pelabuhan (Sam)

