
Lamongan, Pojok Kiri.com-Seorang pria yang mencurigakan sempat dikira maling oleh warga Perumnas Made, Lamongan, pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. Warga kemudian mengamankan pria tersebut ke Balai Serbaguna RW 05 untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Namun, setibanya di balai, warga mendapati pria tersebut tidak bisa berbahasa Indonesia dan hanya mampu berkomunikasi dalam bahasa Sunda. Untuk memahami maksud kedatangannya, warga memanggil salah satu warga yang dapat berbahasa Sunda guna melakukan komunikasi.
Dari penuturannya, pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan itu mengaku datang ke wilayah RW 05 bersama seorang wanita menggunakan sepeda motor. Jawaban-jawabannya yang tidak beraturan membuat warga semakin curiga, sehingga mereka melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Lamongan Kota.

Petugas Polsek Lamongan Kota yang menerima laporan segera datang ke lokasi. Bersama warga yang memahami bahasa Sunda, polisi melakukan pemeriksaan lanjutan. Dalam proses itu, pria tersebut memberikan jawaban-jawaban nyeleneh hingga membuat petugas ikut tertawa.
Pria tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Lamongan Kota menggunakan mobil patroli untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Lamongan Kota, Kompol M. Fadelan, S.H, M.H, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (27/12).
“Setelah anggota kami mendapatkan laporan terkait peristiwa tersebut, mereka langsung turun ke TKP,” ujar Kompol Fadelan.
Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, terdapat indikasi bahwa pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan karena jawabannya sering ngelantur.
“Kemudian orang yang dilaporkan itu dibawa oleh anggota kami ke Mapolres Lamongan untuk penanganan lanjutan,” pungkasnya.(lut)

