Pojokkiri.com

Belum Tiga Bulan di Cor, Jalan Dusun Blendren Sudah Retak

Jalan cor baru menghubungkan Dusun Blendren dan Desa Watesumpak,  Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, setebal 15 cm yang mulai retak. (nang)

Mojokerto, pojokkiri.com

Kualitas pengecoran baru jalan lingkungan yang menghubungkan dusun watesumpak dengan dusun blendren sepanjang 140 meter perlu dipertanyakan. Sebab belum genap tiga bulan jalan cor baru tersebut sudah mulai retak retak.

Padahal sebelumnya jalan tersebut adalah jalan beraspal yang sudah rusak. Kemudian ditumpangi cor baru setebal 15 cm. Tetapi belum genap seumur jagung sudah retak retak pula.

Apalagi papan proyek atau monumen bangunan cor ini juga tidak ada. Padahal seharusnya menurut aturan papan proyek itu dipasang selagi pekerjaan dilaksanakan. Jelas Samsul, LSM Jatim Anti Korupsi Mojokerto

C Nur, warga Blendren iketika dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek jalan cor lingkungan tersebut baru dibangun sekitar dua bulanan. ” Sebelum dibangun jalan itu adalah jalan beraspal yang sudah rusak parah.

Kemudian ditumpangi cor baru ya tidak tahu ketebalannya berapa, tapi kok sudah retak retak apa mungkin ketebalan cor baru sampai 15 cm, kayaknya kok GK setebal itu, “sanggahnya.

Kades Yusuf ketika akan dikonfirmasi dikantornya, tadi pagi ( 20/12) meski orangnya ada diruangan staf. Tetapi oleh stafnya dikatakan tidak ada. Sehingga awak media konfirmasi ke Bagian Kesra.

Kantor Desa Watesumpak. (nang)

Berdasarkan keterangan kaur Kesra, Totok Purwantoro, TPK proyek bangunan cor tersebut adalah kepala Dusunnya, sepengetahuannya , jalan tersebut dibangun sekitar tiga bulan melalui anggaran BK APBD kabupaten Mojokerto. Dengan anggaran sebesar Rp.80 Juta untuk bangunan cor panjang 140 M x lebar 3 M dengan ketebalan 15 cm.

” Jika belum tiga bulan sudah mulai retak apa mungkin cor tersebut bisa bertahan hingga setahun atau dua tahun, “imbuhnya pesimis, Sementara, C. Nur, meragukan jika ketebalan jalan tersebut 15 cm. ” Kalau setebal itu harusnya kualitas bangunan lebih kuat dan awet, tapi kok sudah retak, ini perlu dipertanyakan.” pungkasnya. (nang)

Berita Terkait

Buka SOTH Tahap 2 Kelurahan Balongsari, Pj Ketua TP PKK Kota Mojokerto Ajak Fokus Tangani Stunting

Pemkot Mojokerto Pastikan Layanan Publik Berjalan Normal Pasca Cuti Nataru

Lewati Triwulan II 2024, SPM Kota Mojokerto Capai 85,7 Persen, 3 besar se-Jatim