Pojokkiri.com

Bukan Sekedar Fisik Yang Terbangun, 12 Hari TMMD 130 Pamekasan, Tunjukkan Hasil Nyata, Kedekatan TNI dan Warga Makin Solid

Pamekasan, pojokkiri.com

Memasuki hari ke-12, pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, mulai menunjukkan hasil nyata. Sejumlah sasaran fisik telah rampung, sementara pekerjaan lainnya terus dikebut melalui semangat gotong royong prajurit TNI AD bersama masyarakat.
‎
‎Dua sasaran pengaspalan jalan di Dusun Morsoksok dan Dusun Barat kini telah selesai 100 persen. Jalan yang sebelumnya menjadi bagian dari kebutuhan infrastruktur warga tersebut kini telah mendapat peningkatan kualitas melalui program TMMD.
‎
‎Tak hanya infrastruktur jalan, pembangunan 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) juga menunjukkan perkembangan signifikan. Sebagian besar pengerjaan telah mencapai 30 hingga 40 persen. Bahkan, sejumlah rumah telah menyentuh progres 50 hingga 60 persen.
‎
‎Sementara itu, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) telah mencapai 60 persen. Pekerjaan tersebut terus dilanjutkan dengan melibatkan prajurit dan masyarakat setempat.
‎
‎Berdasarkan pantauan langsung di sejumlah lokasi, Minggu (25/10/2026), pelaksanaan TMMD bukan sekadar memperlihatkan kemajuan pembangunan fisik. Ada hubungan sosial yang semakin erat antara prajurit TNI dan warga.
‎
‎Kehadiran para prajurit mendapat sambutan hangat masyarakat. Mereka bekerja bersama, saling membantu mengangkat material, hingga berbagi tugas tanpa sekat. Keakraban bahkan terlihat saat waktu istirahat, ketika prajurit dan warga duduk bersama melepas lelah.
‎
‎”Prajurit TNI semakin dekat dengan kmai. Tiap sore kami selalu duduk bersama, juga biasa main futsal dan makan bersama,” kata Abdullah.
‎
‎Pemandangan itu menjadi potret lain dari pelaksanaan TMMD. Di tengah pekerjaan yang menguras tenaga, semangat kebersamaan justru menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan.
‎
‎Memasuki hari ke-12, capaian tersebut menjadi gambaran bahwa TMMD ke-130 Pamekasan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
‎
‎Di Desa Jarin, jalan dan rumah tengah dibangun. Namun, lebih dari itu, kedekatan antara prajurit dan masyarakat ikut tumbuh melalui kerja bersama yang berlangsung setiap hari. (*)