
Gresik, pojokkiri.com
Rumah sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang, Kabupaten Gresik menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika dalam Semarak Satu Dekade Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Minggu (25/10). Kegiatan ini menyasar peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan santri dan generasi muda, tentang bahaya narkotika serta pentingnya pencegahan sejak dini.
Kepala Bagian SDM RSWH Balongpanggang, Kabupaten Gresik Setyo Wibowo mengatakan, bahwa rumah sakit dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkotika.
“Nah, pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi dan kepedulian bersama. Terutama dengan melibatkan keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,”kata Setyo, Sabtu, (24/10).
Lebih lanjut, Setyo menjelaskan selain memberikan edukasi, RSWH juga mengenalkan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika dan zat adiktif atau NAPZA. Layanan tersebut disediakan untuk membantu masyarakat mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan medis.
Ia menyebut telah menyediakan layanan rehabilitasi yang dapat diakses masyarakat, termasuk pasien yang datang atas kemauan sendiri untuk mendapatkan pertolongan.
“Kami berharap layanan tersebut dapat membantu mengurangi hambatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan terkait penyalahgunaan NAPZA. Sebab, upaya penanggulangan narkotika tidak cukup hanya melalui pencegahan, tetapi juga harus didukung akses rehabilitasi yang memadai,”ucapnya.
Menurutnya, RSWH merupakan rumah sakit yang menyediakan layanan rawat inap medis terintegrasi. Berdasarkan pemaparan manajemen, rumah sakit tersebut saat ini memiliki sekitar 50 tempat tidur untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan kegiatan sosialisasi di momentum HSN 2026, RSWH berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan keluarga, pendidikan, dan masyarakat yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“RSWH berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat. Upaya pencegahan diharapkan tidak hanya dilakukan melalui edukasi, tetapi juga dengan membangun kepedulian bersama agar lingkungan keluarga, pendidikan, dan masyarakat tetap sehat serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika,”pungkasnya. (Dyo
