
Pamekasan, pojokkiri.com
Waktu terus berjalan. Sementara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Pamekasan tinggal sembilan hari lagi, pembangunan rumah layak huni milik Dahlawi (41), warga Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, masih mencapai 50 persen.
Prajurit TNI bersama warga terus mempercepat pengerjaan rumah tersebut. Mereka bahu-membahu mengangkut material, memasang papan bekisting, hingga menyelesaikan bagian konstruksi bangunan, Senin (02/11/2026).
Di bawah terik matahari, semangat gotong royong tak terlihat surut. Sejumlah prajurit bekerja di atas perancah, sementara lainnya membantu menyiapkan material dari bawah.
Pekerjaan kini berpacu dengan waktu. Dengan sisa sembilan hari menjelang penutupan TMMD, percepatan pembangunan menjadi perhatian agar rumah Dahlawi dapat segera diselesaikan.
Bagi Dahlawi, seorang kuli bangunan yang memiliki dua anak, rumah tersebut bukan sekadar bangunan berdinding kokoh. Ada harapan keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Pamekasan yang dilaksanakan Kodim 0826/Pamekasan.
Di tengah keterbatasan waktu, kebersamaan prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama. Setiap material yang diangkat dan setiap bagian bangunan yang dikerjakan membawa satu harapan, rumah Dahlawi segera rampung sebelum TMMD ditutup.
Sembilan hari tersisa. Pekerjaan belum selesai, tetapi semangat pengabdian terus menyala. (*)
