Pojokkiri.com

Dua Pendekar Dibacok Dan Motor Dirusak

Ilustrasi pengeroyokan.(Foto: Istimewa/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Dua remaja asal Kabupaten Lamongan dikeroyok sejumlah orang tak dikenal, Selasa (11/7/2023) pukul 03.13 WIB dini hari. Diduga, pengeroyok adalah oknum salah satu perguruan silat besar di Lamongan.

Mereka dikroyok di Jalan Raya Lamongan-Babat, masuk Dusun Mulung, Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Dari dua orang korban tersebut, sempat dirawat di UPTD Puskesmas Pucuk, Lamongan.

AM (23) mahasiswa asal Desa Gelap, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan dan WN (28) warga Dusun Luntas, Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, mengalami luka robek di pipi dan kepala, akibat sabetan senjata tajam.

Informasi yang didapat koran ini, kejadian itu bermula korban dalam perjalanan pulang dari rumah temanya di Desa Waru Wetan, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Dalam perjalanan pulang mereka melintas di jalan raya Lamongan-Babat, persisnya di Dusun Mulung, Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, tiba-tiba kendaraan korban dihadang 7 sampai 8 orang, Korban di tuduh anggota perguruan silat, musuh dari perguruan silat dari para pelaku.

Tak hanya itu saja, para pelaku juga memeriksa Graup Whatsapp di HP korban. Setelah memeriksa Graup Whatsapp, salah satu pelaku yang membawa senjata tajam ini langsung membacok korban hingga mengalami luka di bagian kepala kiri dan pipih sebelah kanan.

Tidak itu saja sepeda motor Honda Vario Nopol S-6982-JAI yang dikendarai korban juga dirusak para pelaku.

Setelah mengeroyok, pelaku langsung kabur naik motor ke arah barat (Babat). Atas kejadian itu keluarga korban tidak terima dan lapor polisi, Selasa 11 Juli 2023.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian ini.

Saat itu korban dikeroyok sekitar 7-8 orang. Korban menderita luka ada kepala dan pipi akibat sabetan senjata tajam.

“Masih kita dalami. Kita masih memeriksa saksi dan korban secara mendalam.Lebih lanjut kita lihat dan menunggu fakta terbarunya,” pungkasnya.(lut)