
Surabaya Pojokkiri.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-49 Oditurat Militer Tinggi (Otmilti) Surabaya, berbagai kegiatan menarik telah digelar, mulai dari kompetisi olahraga hingga bakti sosial. Acara yang dibuka pada (31/10/2024) di GOR Kertajaya, Surabaya, diawali dengan turnamen basket antar SMA dan SMK se-Jawa Timur, dilanjutkan dengan pertandingan bola voli antar komunitas hukum, serta turnamen anggar.
Laksamana Pertama TNI Dr. Ali Ridlo Kepala Oditurat Militer Tinggi (Kaotmilti) III, menyampaikan bahwa puncak acara berlangsung pada Kamis, 7 November 2024. Acara ini mencakup kegiatan sosial seperti donor darah dan kunjungan ke panti asuhan.
Penutupan kegiatan HUT Oditurat nanti malam akan disemarakkan dengan Gebyar Sholawatan, di mana Badan Pembinaan Hukum, mengajak masyarakat sekitar untuk bersholawat bersama.
“Selama ini perayaan HUT Babinkum selalu dilaksanakan hanya lingkup internal. Namun, tahun ini dicoba dilaksanakan bersama masyarakat di Jawa Timur, khususnya Surabaya,” ujar Dr. Ali Ridlo.
Acara ini tidak hanya fokus pada peringatan ulang tahun, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam mencetak generasi muda berprestasi di bidang olahraga.
“Kami berharap Jawa Timur dapat melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Kesempatan yang sama, Grace Evi Ekawati yang turut hadir dalam acara ini, menekankan pentingnya peran olahraga dalam membangun karakter generasi muda.
“Kerjasama dengan Babinkum ini memberikan peluang besar untuk mengembangkan bakat-bakat muda, khususnya di bidang basket dan olahraga lainnya. Kami juga senang melihat perkembangan bidang hukum di Perbasi yang kini lebih terarah,” ungkap Mama Evi.
Evi juga mengatakan bahwa kejuaraan ini bisa dimanfaatkan oleh para atlet-atlet Anggar untuk menorehkan prestasi “Kejuaraan ini sangat luar biasa karena beliau itu menyambut kejuaraan ini dengan terhormat sekali,” ujarnya.
Disisi lain, salah satu peserta anggar, Kimberly Roselind dari JFC DKI Jakarta, berbagi pengalamannya tentang perjuangan menjadi atlet. “Latihan harus konsisten, meskipun sibuk, karena tanpa latihan rutin, mudah sekali kehilangan momentum. Saat ini, banyak atlet muda berbakat yang terus berusaha naik ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara aparat hukum dan masyarakat dalam mendukung generasi muda berprestasi, sekaligus mempererat hubungan dengan warga sekitar. “Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, baik dalam penegakan hukum maupun kegiatan sosial,” tutup Dr. Ali Ridlo (sam).

